Jembatan ini membentang diatas kolam refleksi yang tenang. Di atas langit-langit kaca yang terang benderang, tergantung bendera-bendera dari puluhan negara di seluruh dunia. Bendera-bendera ini merupakan simbol apresiasi dan rasa terima kasih masyarakat Aceh atas bantuan internasional yang mengalir selama masa rekonstruksi dan rehabilitasi pasca-tsunami. Berada di jembatan ini memberikan pesan kuat bahwa setelah badai terdahsyat sekalipun, selalu ada harapan dan solidaritas kemanusiaan yang mampu membangkitkan kita kembali.

Keluar dari museum ini, saya melanjutkan ke Musem yang ada diluar sana, dan yang membuat saya terkesan, sebuah kapal yang bersandar pada atap sebuah rumah.
Kenapa membuat say aini terkesan, karena pemilik rumah itu Namanya sama dengan saya. MISBAH
Catatan Perjalanan :
Mengunjungi museum tsunami Aceh bukanlah sekedar perjalanan wisata biasa. Ini adalah sebuah ziarah rasa, sebuah pengingat akan kebesaran Tuhan, sekaligus bukti nyata bagimana sebuah bangsa bisa bangkit dari keterpurukan yang amat dalam. Jika anda berkunjung ke Aceh, luangkanlah waktu beberapa jam disini. Biarkan diri anda larut dalam sejarah, belajar dari masa lalu, dan pulang dengan membawa harapan baru.