Di sinilah Bapak Fotografer kami benar-benar bekerja keras. "Bapak, posisikan sedikit ke kiri... jangan kaku, anggap saja kita sudah jadi raja dan ratu di sini!" katanya sambil mengarahkan. Istri saya sempat bercanda, "Kalau begini terus, nanti malah saya merasa sudah lupa pulang ke rumah sendiri!"
Pak Andi pun ikut menimpali sambil tertawa: "Tenang saja, kalau sudah lapar, kita cari warung makan dulu. Jadi tetap ada waktunya pulang, Bu!"
Satu hal yang kami syukuri: tempat ini tidak terlalu padat dibandingkan lokasi wisata lain di sekitar Kaliurang. Pengunjungnya cukup terkontrol, jadi kami bisa memotret dengan leluasa tanpa harus berebut tempat atau ada orang yang lewat terus-menerus masuk ke dalam frame. Rasanya lebih tenang dan nyaman untuk menikmati suasana.
Setelah berkeliling, naik ke atas menara, berfoto di setiap sudut yang terlihat menarik, dan menghirup udara sejuk khas dataran tinggi, rasanya puas sekali. Kami sudah mengabadikan banyak momen indah, dari pemandangan alam hingga keunikan arsitektur kastil ini.
Dengan langkah ringan dan hati yang senang, kami pun beranjak keluar dari area The Lost World Castle. Petualangan hari ini belum berakhir, tapi satu hal yang pasti: kunjungan ke tempat ini sudah meninggalkan kesan yang tak terlupakan-sebuah perjalanan singkat yang terasa sangat jauh, membawa kami melompat sejenak ke dunia fantasi yang indah.
penutup:
Siapa sangka hanya berjarak 3 menit dari tempat sebelumnya, suasana bisa berubah total. The Lost World Castle membuktikan bahwa tidak perlu terbang jauh ke luar negeri untuk merasakan suasana kastil Eropa. Cukup datang ke sini, ajak orang tersayang, dan siapkan kamera-karena setiap sudutnya layak untuk diabadikan!