Saya dan istri saling berpandangan.
"Pah... ini sih bonus."
"Iya mah, biasanya jalan jauh dulu baru lihat curug. Ini mah turun motor langsung disambut dua curug."
Curug Cikoneng memang memiliki keunikan yang jarang ditemukan. Air mengalir dari tingkatan pertama menuju kolam alami di bawahnya, kemudian kembali jatuh ke tingkatan kedua. Formasi bertingkat ini menciptakan panorama yang sangat indah dan artistik.
Dari berbagai sudut, curug ini terlihat berbeda. Kadang tampak gagah dengan tebing batu yang mengapitnya, kadang terlihat lembut saat percikan air membentuk kabut tipis yang menari di udara.
Kami cukup lama berdiri menikmati pemandangan itu.
Tidak terburu-buru.
Tidak banyak bicara.
Hanya menikmati suara alam yang berpadu dengan gemericik air.
Di bagian bawah air terjun terdapat kolam alami dengan air yang sangat jernih. Airnya berasal langsung dari pegunungan sehingga terasa begitu dingin dan menyegarkan. Bebatuan besar yang tersebar di sekitar aliran sungai menambah keindahan tempat ini.
Sesekali terlihat pengunjung bermain air, sementara yang lain sibuk mencari sudut terbaik untuk mengabadikan momen.