Suara nahkoda yang memerintahkan para Anak Buah Kapal (ABK) untuk segera bersiap membangunkan saya subuh ini. Kapalpun berjalan lambat, mengambil posisi untuk berlabuh.

Say segera bangun dan menuju haluan depan kapal. Tampak aktivitas beberapa orang buruh mulai menawarkan jasa, sambil menunjuk jari. Terdapat juga beberapa orang menawarkan jasa pengantaran penumpang ke beberapa tujuan, seperti Kabangka, Wakuru, Wamengkoli, Guali dan Kambara.
Saya menyapa salah satunya "Kambara pak". Segera pak sopir mengantarkan saya ke mobilnya. "Pak, saya cari dulu beberapa penumpang, baru kita jalan", pak sopir kemudian kembali ke area kapal bersandar.

Sambil menunggu saya menulis artikel ini. Terdengar beberapa sopir dan calon penumpang lain saling berkomunikasi. Sopir mengatur barang bawaan agar termuat dibagian belakang mobil.
***
Rembulan tersisa setengah tepat berada di atas kami. Artinya air laut sedang pasang. Hal ini mengingatkan saya akan 20 tahun lalu. Disekitar pelabuhan ini saya bersama Almarhum ayah sering mencari ikan.

Subuh seperti ini biasa kami memasang jaring. Kami menunggu sampai matahari terbit. Ikan belanak adalah salah satu jenis yang sering kami dapatkan.
***
Perjalanan akan dilanjutkan menuju Desa Langku-Langku Kab. Muna Barat. Sekitar 1 jam perjalanan. Semoga perjalanan kami lancar jaya. Amin
Salam