Omjay Labschool
Omjay Labschool Guru

Blogger Handal di Era Global wa 08159155515

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Pertemuan Kedua Diklat GMLD: Kelola Jejak Digital yang Baik

17 Desember 2024   17:59 Diperbarui: 17 Desember 2024   17:59 427 4 3

Jawaban untuk Pertanyaan pertama atau 1
Terima kasih Pak Damar.
Benar sekali info yang didapat Pak Damar.
Kemaren saat peringatan HUT PGRI ke 79 di Padepokan Pencak Silat TMII, Pak menteri Pendidikan sudah menggarisbawahi di tahun 2025 akan ada 7 program yang sudah siap disosialisikan, salah satunya ada pelajaran Coding dan AI.
Dalam hal ini ,kami yang berada di grup ini sebagai Garda terdepan, tentunya harus gercep. Omjay dengan Tim Informatica dan juga pernah bekerja sama dengan kominfo pasti akan terus mengupdate agar apa yang sudah direncanakan, bisa terealisasi.

Pertanyaan kedua atau 2

Nama : Yuyun Srimulyati
Alamat : Sumedang- Jawa Barat
Pertanyaan : Bagaimana kita bisa mendeteksi bahwa kita sedang terkena cyberbullying terkait penipuan yang berujung pada peretasan data bahkan pembobolan aset di nomor rekening?
Ini kasus yang menimpa teman saya, bahkan korban seperti terkena hipnotis dengan suara yang mirip keluarganya yang disebutkan oleh pelaku hingga berakhir pada permintaan transfer sejumlah uang yang bukan sedikit (puluhan juta rupiah terkuras) Mohon penjelasan, terima kasih

Banyak sekali modus berkeliaran di akun medsos kita.
Langkah yang bisa kita ambil.
Saat menerima telpon atau pun chat. Yang pertamakita cermati adalah nomor yang asing walaupun muncul foto teman atau kerabat kita.
Kita harus waspada dengan menggunakan kacamata 5 dimensi.
Kita sangat hapal dengan modus kecelakaan,  kehabisan pulsa atau pun pinjam uang.

Ada link khusus yang bisa mengecek nomor tersebut. Apakah abal- abal atau nomor aktif yang resmi dan biasa digunakan. Dengan mencantumkan nomor yang kita curiga maka akan muncul keterangan ttg nomor tersebut. 

Sebentar saya kirim link ya. klik https://mastel.id/cara-praktis-untuk-mengetahui-situs-abal-abal/

Pertanyaan ketiga atau 3

Nama: Endang Ratna Juwita
Alamat: Bogor
Pertanyaan:
1. Bagaimana caranya agar para guru yang sudah senior juga bisa melek digital dan tidak ketinggalan dengan guru-guru yang masih muda ?
2. Bagaimana caranya guru PAUD bisa memperkenalkan digital atau komputer yang ramah untuk anak ?

Terima kasih atas jawabannya.

Pertanyaan no 1. Menjadi dilema untuk kita kaum guru yang ingin maju bareng dan punya semangat yang sama di era digital.
Cara yang saya lakukan biasanya, memberi masukan bahwa baik tua atau muda punya potensi yang samauntuk belajar. Kita bisa memberikan sosialisasi dan tutorial yang paling sederhana, sekaligus menanamkan kepada mereka bahwa sesuatu yang berbau digital sesungguhnya dibuat untuk memudahkan.  Misal membuat laporan, membakar Listrik, padaku termasuk untuk belanja. Bila tidak mengikuti maka akan tergerus oleh zaman.

No 2. Hal ini sudah dalam proses draf bahwa kelak anak PAUD familiar dengan digital juga pelajaran matematika tentunya akan dirancang belajar sambil bermain.
Saat ini sudah banyak orang tua dengan caranya mengenalkan digital kepada anak- anak mereka.

https://unifam.com/blog/cara-mengenalkan-teknologi-pada-anak

Sebagai closing statement atau kesimpulan untuk tema sore hari adalah:

Jejak digital adalah cerminan diri kita di dunia maya. Setiap aktivitas online, mulai dari posting di media sosial hingga pencarian di internet, meninggalkan jejak yang dapat dilihat oleh orang lain. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6