
Kreasi Amplop Salam Tempel: Belajar Berbagi dari Kisah Inspiratif Omjay
Hari Raya Idulfitri selalu menghadirkan kebahagiaan yang tak tergantikan. Suasana rumah yang penuh kehangatan, hidangan khas yang menggugah selera, serta tradisi saling memaafkan menjadi momen yang sangat dinantikan. Namun bagi anak-anak, ada satu tradisi yang selalu membuat mata mereka berbinar-binar: menerima salam tempel.
Tradisi memberi amplop berisi uang kepada anak-anak saat Lebaran bukan sekadar hadiah kecil. Di balik amplop sederhana itu tersimpan pesan kasih sayang, kebersamaan, dan kebahagiaan. Dari sinilah muncul ide kreatif yang terinspirasi dari sosok guru inspiratif yang dikenal luas di dunia literasi, yaitu Omjay.
Omjay dikenal sebagai sosok guru yang tidak pernah berhenti mengajak orang lain untuk menulis, berbagi pengalaman, dan menebar inspirasi. Melalui berbagai kegiatan literasi, ia selalu menanamkan bahwa kreativitas bisa lahir dari hal-hal sederhana di sekitar kita. Salah satunya adalah melalui kegiatan kreasi amplop salam tempel bersama anak-anak.
Suatu hari menjelang Idulfitri, Omjay memiliki gagasan sederhana namun bermakna. Ia mengajak anak-anak untuk tidak hanya menerima amplop Lebaran, tetapi juga membuat amplop mereka sendiri. Kegiatan ini bukan sekadar kerajinan tangan, tetapi juga sarana belajar tentang kreativitas, kebersamaan, dan makna berbagi.
Anak-anak pun berkumpul dengan penuh semangat. Di hadapan mereka tersedia kertas warna-warni, gunting, lem, spidol, dan berbagai stiker lucu. Mata mereka berbinar saat Omjay menjelaskan bahwa mereka akan membuat amplop salam tempel dengan desain mereka sendiri.
Awalnya, beberapa anak terlihat ragu. Mereka belum pernah membuat amplop sebelumnya. Namun Omjay dengan sabar menunjukkan langkah-langkah sederhana: melipat kertas, membentuk kantong kecil, lalu menghiasnya dengan gambar dan tulisan.
Tak lama kemudian suasana ruangan berubah menjadi penuh keceriaan. Tangan-tangan kecil mulai sibuk menggambar bulan sabit, masjid, ketupat, hingga tulisan "Selamat Idulfitri". Ada yang menempelkan stiker bintang, ada pula yang menambahkan pita kecil agar amplop terlihat lebih indah.
Yang paling menarik adalah ekspresi wajah anak-anak ketika melihat hasil karya mereka sendiri. Ada rasa bangga yang terpancar. Amplop yang mereka buat mungkin tidak sempurna, tetapi bagi mereka itu adalah karya istimewa.
"Ini amplop buat adik saya nanti," kata seorang anak dengan penuh semangat.