Suprihadi SPd
Suprihadi SPd Penulis

Pendidikan SD hingga SMA di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Kuliah D3 IKIP Negeri Yogyakarta (sekarang UNY) dilanjutkan ke Universitas Terbuka (S1). Bekerja sebagai guru SMA (1987-2004), Kepsek (2004-2017), Pengawas Sekolah jenjang SMP (2017- 2024), dan pensiun PNS sejak 1 Februari 2024.

Selanjutnya

Tutup

Video

Ada Anak Medan di Kabupaten Penajam Paser Utara: Gelar Karya P5

27 Mei 2024   08:08 Diperbarui: 27 Mei 2024   08:10 412 4 0

Ada Anak Medan di Kabupaten Penajam Paser Utara: Gelar Karya P5

Tangkapan layar (dokpri)
Tangkapan layar (dokpri)
Bakat anak-anak sekolah dapat ditemukan di mana-mana. Pada acara Gelar Karya P5 yang dilaksanakan oleh Sekolah Penggerak Angkatan Ketiga (SMP 5 PPU) ada dua siswa mempunyai bakat menyanyi ditampilkan.

Di bawah tenda (dokpri)
Di bawah tenda (dokpri)
Sepasang siswa tersebut tampil menyanyikan lagu daerah berjudul Anak Medan. Dengan lincah keduanya berdendang di hadapan para tamu dan undangan, termasuk Pj. bupati Penajam Paser Utara, Makmur Marbun.

Dokpri
Dokpri
Irama yang rancak dan penampilan dua siswa yang penuh percaya diri membuat suasana gerimis di luar tenda terasa menjadi hangat. Siswa yang berada pada tenda bagian belakang ikut bernyanyi dengan penuh semangat.

Kalau kita mencari di Youtube, banyak lagu berjudul Anak Medan yang dinyanyikan. Berikut salah satu penelusuran yang berhasil saya temukan.

Kita dapat membandingkan antara lagu yang dinyanyikan oleh dua siswa SMP 5 PPU dengan penyanyi dalam Youtube tersebut. Tidak jauh berbeda, bukan?

Itu berarti anak-anak sekolah dewasa ini sudah banyak yang memiliki bakat, kemampuan pada bidang seni yang disukainya. Sebagian siswa gemar menari. Sebagian lain suka melukis atau menggambar. Kelompok lain ada yang gemar seni peran atau bermain drama.

Bakat-bakat yang dimiliki siswa perlu menjadi perhatian para orang tua. Sebagai orang tua yang bijak tentu akan mengarahkan, memberikan bimbingan, dan motivasi agar sang anak mengembangkan bakat dan minat yang ada pada dirinya.

Pengetahuan umum yang dipelajari di sekolah tidak akan banyak berpengaruh dalam kehidupan akan datang. Keterampilan atau kecakapan khusus harus digali dari setiap anak agar dapat diarahkan pada jalur yang lebih baik.

Seorang anak yang diberi motivasi untuk mengembangkan bakat yang dimilikinya tentu akan lebih bersemangat dalam beraktivitas. Pada umumnya, pelajaran yang lain akan ikut ditekuni karena ia tidak ingin tertinggal dengan teman yang lain.

Pihak sekolah harus jeli mengamati setiap peserta didik di sekolahnya. Setiap anak tentu memiliki kelebihan pada bidang tertentu. Jika ada yang hobi berolah raga, segera diberi fasilitas dan pelatihan sesuai bidang yang diminati.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2