Suprihadi SPd
Suprihadi SPd Penulis

Pendidikan SD hingga SMA di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Kuliah D3 IKIP Negeri Yogyakarta (sekarang UNY) dilanjutkan ke Universitas Terbuka (S1). Bekerja sebagai guru SMA (1987-2004), Kepsek (2004-2017), Pengawas Sekolah jenjang SMP (2017- 2024), dan pensiun PNS sejak 1 Februari 2024.

Selanjutnya

Tutup

Video

Belajar Bahasa Arab Menggunakan Metode Interaktif

19 Januari 2026   16:53 Diperbarui: 19 Januari 2026   16:53 52 6 5

Dalam kursus Bahasa Arab yang saya ikuti ini, peserta dilibatkan dalam membahas pelajaran. Ada komunikasi atau dialog aktif antara pengajar kursus dan peserta.

Dengan demikian, meskipun kursus dilaksanakan secara daring, seolah-olah sedang berhadapan langsung antara peserta dan pengajar kursus.

Ada istilah tatap maya sebagai lawan kata tatap muka. Dengan adanya dialog, peserta merasa dekat dan akrab dengan pengajar. Tidak ada jurang pemisah yang membuat kaku atau kurang akrab.

Pada waktu-waktu tertentu, peserta diminta menjawab pertanyaan yang disampaikan pengajar. Bahkan, peserta diminta untuk mengikuti gerakan dan ucapan sesuai instruksi pengajar.

Cara belajar Bahasa Arab seperti ini tentu saja membuat peserta cepat dapat menangkap atau memahami pelajaran yang sedang dibahas.

Tampak sepele, seperti "mengajari" anak kecil! Justru cara inilah yang cukup ampuh untuk dapat mengingat dan memahami pelajaran yang diberikan. Itu kesan yang dapat saya rasakan.

Pada awal-awal mengikuti kursus, saya kurang bersemangat dalam mengikuti instruksi pengajar. Saya hanya mendengarkan dan melihat gerakan-gerakan tangan yang dicontohkan pengajar.

Ternyata hal itu merupakan perilaku yang tidak tepat. Sebagai peserta seharusnya mengikuti instruksi yang diberikan agar lebih cepat memahami kata-kata Bahasa Arab yang sedang dipelajari.

Dalam cuplikan video yang disertakan dalam tulisan sederhana ini, terlihat ustaz Hafizh Akbar dengan penuh semangat memberikan contoh dan instruksi untuk para peserta.

Materi repeat itu diberikan pada pertemuan keenam, Senin (19/1/2026) level satu. Suara peserta terdengan tidak bersamaan karena memang lokasi mereka yang berbeda-beda sehingga suara yang terkumpul tidak bersamaan.

Penajam Paser Utara, 19 Januari 2026 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3