Pendidikan SD hingga SMA di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Kuliah D3 IKIP Negeri Yogyakarta (sekarang UNY) dilanjutkan ke Universitas Terbuka (S1). Bekerja sebagai guru SMA (1987-2004), Kepsek (2004-2017), Pengawas Sekolah jenjang SMP (2017- 2024), dan pensiun PNS sejak 1 Februari 2024.
Dalam kursus ini, peserta mengikuti gerakan dan pengucapan kata tertentu berdasarkan arahan pengajar kursus. Itulah yang dimaksud dengan interaktif dalam artikel ini. Para peserta tidak hanya duduk diam.

Pada waktu tertentu, pengajar kursus daring ini meminta para peserta untuk mengucapkan kata-kata yang sedang dipelajari diikuti gerakan tangan, termasuk jari-jemarinya.

Pada pertemuan keenam, Senin (19/1/2026), kursus Bahasa Arab yang dilaksanakan secara daring (online) ini sempat diikuti oleh 391 (tiga ratus sembilan puluh satu) orang. Terkadang ada gangguan sinyal, sehingga ada beberapa peserta yang "terlempar" keluar dari aplikasi zoom.
Selain melalui aplikasi zoom, peserta yang sering "terlempar" dapat mengikuti lewat streaming Youtube. Jadi, ada solusi bagi peserta yang sering kena gangguan sinyal.
Salah satu keunggulan kursus yang saya ikuti ini adalah adanya repeat atau pengulangan materi yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya.
Peserta yang sering lupa atau tidak mengikuti pada pelajaran hari sebelumnya, tidak perlu merasa khawatir karena sering ada pengulangan pelajaran.
Untuk peserta yang rajin, dengan adanya pengulangan pelajaran sebelumnya, akan merasa mantap atau lebih paham dengan pelajaran yang sudah diperoleh pada pertemuan hari-hari sebelumnya.
Dalam kursus Bahasa Arab yang saya ikuti ini, peserta dilibatkan dalam membahas pelajaran. Ada komunikasi atau dialog aktif antara pengajar kursus dan peserta.
Dengan demikian, meskipun kursus dilaksanakan secara daring, seolah-olah sedang berhadapan langsung antara peserta dan pengajar kursus.
Ada istilah tatap maya sebagai lawan kata tatap muka. Dengan adanya dialog, peserta merasa dekat dan akrab dengan pengajar. Tidak ada jurang pemisah yang membuat kaku atau kurang akrab.
Pada waktu-waktu tertentu, peserta diminta menjawab pertanyaan yang disampaikan pengajar. Bahkan, peserta diminta untuk mengikuti gerakan dan ucapan sesuai instruksi pengajar.
Cara belajar Bahasa Arab seperti ini tentu saja membuat peserta cepat dapat menangkap atau memahami pelajaran yang sedang dibahas.
Tampak sepele, seperti "mengajari" anak kecil! Justru cara inilah yang cukup ampuh untuk dapat mengingat dan memahami pelajaran yang diberikan. Itu kesan yang dapat saya rasakan.
Pada awal-awal mengikuti kursus, saya kurang bersemangat dalam mengikuti instruksi pengajar. Saya hanya mendengarkan dan melihat gerakan-gerakan tangan yang dicontohkan pengajar.
Ternyata hal itu merupakan perilaku yang tidak tepat. Sebagai peserta seharusnya mengikuti instruksi yang diberikan agar lebih cepat memahami kata-kata Bahasa Arab yang sedang dipelajari.
Dalam cuplikan video yang disertakan dalam tulisan sederhana ini, terlihat ustaz Hafizh Akbar dengan penuh semangat memberikan contoh dan instruksi untuk para peserta.
Materi repeat itu diberikan pada pertemuan keenam, Senin (19/1/2026) level satu. Suara peserta terdengan tidak bersamaan karena memang lokasi mereka yang berbeda-beda sehingga suara yang terkumpul tidak bersamaan.
Penajam Paser Utara, 19 Januari 2026
#Belajar Bahasa Arab Pemula (15)
#Belajar Sepanjang Hayat
#Belajar Bahasa Arab Menggunakan Metode Interaktif