Arifbol
Arifbol Penulis

Belajar buat artikel sendiri mulai sekarang karena kata bapak Rocky Gerung plagiarisme atau menjiplak adalah kejahatan intelektual.

Selanjutnya

Tutup

Video

Rebutan HP Sama Ibu

13 Mei 2026   09:37 Diperbarui: 13 Mei 2026   09:37 87 1 0


JUDUL: REBUTAN HP SAMA IBU

CIPT: Arifbol (Dibantu AI)

Pasti hampir semua anak di rumah pernah merasakan momen lucu dan bikin geleng-geleng kepala kayak di lagu ini, kan? Lagu "Rebutan HP Sama Ibu" ini aku buat berdasarkan kenyataan sehari-hari yang sering banget kejadian di banyak keluarga. Ceritanya sederhana, tapi isinya menggambarkan satu hal unik: ada aturan yang beda kalau buat anak sama buat diri sendiri.

Coba bayangkan saja, pagi-pagi aku cuma mau minta tolong pinjam HP sebentar. Belum selesai ngomong, belum sempat bilang mau buka apa, eh HP-nya langsung disembunyikan rapat-rapat. Muka Ibu langsung berubah, nada bicaranya jadi keras dan penuh peringatan. Kalimat andalan beliau nggak pernah berubah: "Jangan sering-sering pegang! Nanti matanya sakit! Nanti rusak penglihatan, jadi rabun jauh kayak kamu itu!". Panjang lebar nasihatnya, serius banget, seolah-olah beliau adalah orang yang paling menjaga kesehatan mata sedunia. Aku cuma bisa diam sambil garuk kepala, mendengarkan ceramah panjang lebar itu.

Tapi... coba kita lihat kelakuan beliau lima menit setelah itu? Baru sebentar saja, tangan Ibu sudah kembali menggenggam HP itu erat-erat. Dari matahari baru terbit, sampai sore menjelang malam, jempol beliau geser sana-sini, nggak ada berhenti sedikit pun. Dari jam makan, jam nyuci, sampai jam masak air pun, HP tetap di tangan, mata tetap menunduk menatap layar. Kalau aku yang begini, sudah pasti dimarahin habis-habisan, dikatain nggak ada kerjaan, disuruh buang saja HP itu. Tapi kalau Ibu yang begini? Bilangnya santai banget: "Ah cuma sebentar kok, lihat berita doang ini." Padahal "sebentar" itu bisa berjam-jam lamanya!

Di sinilah letak kelucuannya. Beliau ngomelin aku karena takut mataku rusak, alasannya sangat peduli dan baik. Tapi beliau sendiri main HP dari pagi sampai malam tanpa henti. Aku jadi bertanya-tanya dalam hati: "Bu, kalau aku dibilangin nanti matanya sakit, terus Ibu sendiri main seharian penuh, matanya kok aman-aman aja ya? Padahal pemandangan di depan mata kita itu sama persis lho!"

Memang betul sih, niat Ibu melarang itu baik banget. Beliau khawatir anaknya terlalu lama menatap layar, khawatir kesehatannya terganggu. Tapi kadang saking semangatnya menasihati anak, beliau lupa menengok kelakuannya sendiri. Rasanya lucu dan unik banget ya, bagaimana aturan yang ketat buat anak, bisa jadi santai banget kalau diterapkan ke diri sendiri.

Lagu ini aku akhiri dengan nada pasrah tapi sayang: "Yah sudahlah Ibu... Ibu memang pemenangnya. Biarlah aku yang kalah, yang penting Ibu senang~". Memang begitulah kenyataannya. Setiap hari pasti ada saja rebutan HP, ada saja alasan soal sakit mata, tapi ujung-ujungnya tetap saja Ibu yang menang dan aku yang mengalah.

Lucu sih, kadang bikin bingung juga. Tapi justru kelakuan-kelakuan unik kayak gini yang bikin suasana rumah jadi hangat dan penuh cerita. Biarpun suka marah kalau HP-nya dipinjam, biarpun beliau sendiri main HP seharian, tetap saja beliau Ibu tersayang. Rebutan HP sama Ibu, cerita lucu yang nggak bakal ada habisnya~