Arifbol
Arifbol Penulis

Belajar buat artikel sendiri mulai sekarang karena kata bapak Rocky Gerung plagiarisme atau menjiplak adalah kejahatan intelektual.

Selanjutnya

Tutup

Video

Jejak Suci Yang Hilang

17 Juni 2026   07:40 Diperbarui: 17 Juni 2026   07:40 49 0 0


Jejak Suci yang Hilang: Ketika Cinta Tinggalkan Jejak Kenangan

Oleh: Arifbol

Cinta sering kali datang dengan janji keabadian. Kita berjalan beriringan, berbagi tawa, menangis bersama, dan meyakini bahwa apa yang terjalin akan bertahan selamanya. Namun, takdir sering kali bercerita lain. Ada kalanya orang yang paling kita sayangi pergi tanpa alasan yang jelas, meninggalkan kekosongan yang sulit diisi.

Lagu berjudul "Jejak Suci yang Hilang" ini saya ciptakan untuk menggambarkan perasaan itu---rasa rindu, sesal, dan kerinduan mendalam pada seseorang yang pernah mengisi seluruh ruang hati, namun kini telah menghilang dari kehidupan.

Berikut lirik lengkapnya:

JEJAK SUCI YANG HILANG

CIPT: Arifbol

Di masa itu, kita berdua

Berbagi kisah, tawa dan air mata

Kau selalu ada di setiap langkahku

Menerangi jalan, menemani waktu

Namun mengapa tanpa alasan jelas

Kau menjauh, seolah tak pernah dekat

Katakanlah jika ada yang salah

Agar tak ada rasa yang terpendam

Mungkin ini salahku juga

Terlalu sering tak peka pada hatimu

Atau karena sifat kita yang keras

Tak mau mengalah, sampai akhirnya terpisah

Suci, di mana kini kau berada

Aku melangkah tanpa arah yang pasti

Mencari jejakmu yang perlahan memudar

Hingga kini tak kunjung kita bertemu

Janji indah masih terngiang di telinga

Kau ucapkan saat kita saling mencinta

Bahwa kau akan memelukku selamanya

Takkan pernah melepaskan genggamanku

Setelah seluruh rasa kuberikan

Dan seluruh waktu kuserahkan

Kau tinggalkan begitu saja

Membuat harapanku hancur binasa

Mungkin ini salahku juga

Terlalu sering tak peka pada hatimu

Atau karena sifat kita yang keras

Tak mau mengalah, sampai akhirnya terpisah

Suci, di mana kini kau berada

Aku melangkah tanpa arah yang pasti

Mencari jejakmu yang perlahan memudar

Hingga kini tak kunjung kita bertemu

Janji indah masih terngiang di telinga

Kau ucapkan saat kita saling mencinta

Bahwa kau akan memelukku selamanya

Takkan pernah melepaskan genggamanku

Haaaa... haaaa... haaaa...

Kini saat aku sadar dari lamunan

Ternyata kau tak lagi ada di sisiku

Hanya sisa kenangan yang membekas

Dan air mata yang tak henti mengalir

Suci...

Di mana kau kini berada...

Suci...

Kembalilah walau hanya dalam ingatan...

Makna di Balik Lagu

Lagu ini mengisahkan perjalanan perasaan seseorang yang ditinggalkan oleh kekasihnya secara tiba-tiba. Di awalnya tergambar kebersamaan yang hangat, di mana segala hal dijalani bersama. Namun kedamaian itu berubah menjadi kebingungan saat orang terkasih mulai menjauh tanpa penjelasan.

Yang paling menyentuh adalah pengakuan akan kesalahan diri sendiri. Dalam perpisahan, sering kali kita menyadari bahwa mungkin kurangnya kepekaan, gengsi, atau sifat keras kepala menjadi penyebab retaknya hubungan. Kita baru menyadari kekurangan itu setelah semuanya terlambat.

Nama "Suci" di sini bukan sekadar sebutan, melainkan gambaran akan perasaan yang tulus, murni, dan kenangan yang tetap terjaga meski orangnya sudah tiada di sisi. Mencari "jejak suci" berarti berusaha menemukan kembali sisa-sisa kebaikan dan cinta yang pernah ada, meski kenyataannya ia telah hilang ditelan waktu.

Janji-janji manis yang dulu diucapkan kini hanya menjadi kenangan yang terngiang, menyisakan luka dan tanya yang tak terjawab. Di bagian penutup, tergambar penerimaan pahit: bahwa yang tersisa hanyalah ingatan, dan kita harus belajar merelakan meski hati tetap berharap.

Penutup

"Jejak Suci yang Hilang" adalah pengingat bahwa cinta membutuhkan pengertian dan kerendahan hati untuk bertahan. Jangan sampai kita baru menyadari arti kehadiran seseorang saat ia sudah tidak ada lagi di dekat kita.

Semoga lagu ini dapat menjadi teman bagi siapa saja yang sedang merindukan seseorang, atau sedang belajar memaknai sebuah perpisahan. Bahwa meski jejak fisiknya telah hilang, kenangan indah yang pernah terjalin akan tetap abadi di dalam hati.

Ditulis dengan segenap rasa

Arifbol

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6