Widodo Antonius
Widodo Antonius Guru

Hobi membaca menulis dan bermain musik

Selanjutnya

Tutup

Video

Video: OMK Binong, Juara Umum OMK Cup Gereja Santa Helena 2026

31 Agustus 2026   02:08 Diperbarui: 31 Agustus 2026   06:39 427 20 5

Anggota Choir OMK Binong. Foto dokumentasi pribadi. 
Anggota Choir OMK Binong. Foto dokumentasi pribadi. 


Video: OMK Binong, Juara Umum OMK Cup Gereja Santa Helena 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 menjadi hari yang istimewa bagi Orang Muda Katolik (OMK) Wilayah Binong.

Puncak acara OMK Cup Gereja Santa Helena Paroki Curug ditutup dengan perlombaan Choir atau Paduan Suara. Suasana menjadi semakin meriah ketika OMK dari berbagai wilayah menampilkan kemampuan terbaik mereka.

Di antara penampilan yang ada, OMK Wilayah Binong tampil sangat memukau. Dengan suara yang berpadu, kekompakan, keberanian tampil, dan semangat yang luar biasa, mereka berhasil meraih Juara 1 Choir.

Kemenangan itu terasa semakin lengkap karena OMK Wilayah Binong akhirnya berhasil menjadi Juara Umum OMK Cup Gereja Santa Helena 2026.

Prestasi yang diraih bukan hanya satu.

Juara 1 Mobile Legend
Juara 1 Choir (Paduan Suara)
Juara 2 Badminton Ganda Putra
Futsal belum berhasil meraih juara

Namun, bagi saya, kemenangan terbesar bukan sekadar jumlah piala yang dibawa pulang.

Ada proses panjang di balik setiap prestasi.

Ada latihan.
Ada kelelahan.
Ada kebersamaan.
Ada tawa dan mungkin juga rasa kecewa.
Ada semangat untuk mencoba lagi ketika belum berhasil.

Saya sendiri turut mengambil bagian kecil dalam perjalanan tersebut. Saya ikut mengawal dan mengantar OMK lingkungan ketika mengikuti latihan Choir. Dari proses latihan itulah saya melihat bagaimana anak-anak muda ini belajar untuk tidak hanya bernyanyi, tetapi juga belajar mendengarkan satu sama lain, menjaga kekompakan, disiplin, dan bertanggung jawab terhadap kelompok.

Dalam paduan suara, tidak ada suara yang boleh merasa paling hebat.

Suara sopran membutuhkan alto.
Alto membutuhkan tenor.
Tenor membutuhkan bass.
Semuanya harus menyatu menjadi sebuah harmoni.

Bukankah kehidupan juga demikian?

Kita tidak selalu harus menjadi suara yang paling keras. Kadang kita justru dibutuhkan untuk menjadi suara yang mampu menyatu dengan orang lain seperti orang muda generasi bangsa di Kompasiana ini guys. 


Karena itu, ketika OMK Binong berdiri sebagai Juara 1 Choir, saya tidak hanya melihat sebuah piala. Saya melihat hasil dari sebuah proses kebersamaan.

Dan ketika akhirnya OMK Binong dinobatkan sebagai Juara Umum OMK Cup Gereja Santa Helena Paroki Curug 2026, yang tampak bukan hanya ekspresi kegembiraan para pemenang.

Ada kebanggaan.

Ada rasa syukur.

Ada persaudaraan.

Ada kenangan yang akan dibawa pulang.

OMK Cup bukan sekadar pertandingan untuk mencari siapa yang menang dan siapa yang kalah.

OMK Cup menjadi ruang bagi orang muda untuk bertemu, berkompetisi secara sehat, membangun persaudaraan, mengembangkan talenta, sekaligus belajar menjadi pribadi yang berani mengambil peran dalam kehidupan menggereja.

Untuk OMK Wilayah Binong, selamat atas prestasinya!

Juara 1 Mobile Legend.
Juara 1 Choir.
Juara 2 Badminton Ganda Putra.
Dan Juara Umum OMK Cup Gereja Santa Helena Paroki Curug 2026.

Untuk futsal yang belum berhasil meraih juara, jangan berkecil hati.

Karena dalam sebuah perjuangan, tidak semua usaha harus berakhir dengan piala. Ada pengalaman yang justru lebih berharga daripada sebuah kemenangan.

Teruslah berproses, berkarya, dan teruslah menjadi orang muda Katolik yang membawa semangat positif bagi Gereja dan masyarakat.

Saya bersyukur pernah ikut berada di bagian kecil perjalanan mereka, mengantar, mengawal, dan menyaksikan proses latihan Choir hingga akhirnya mereka berdiri sebagai juara.

Hari ini mereka membawa pulang piala.

Tetapi yang lebih penting, semoga mereka membawa pulang pengalaman, persaudaraan, dan semangat untuk terus melayani.

Dari Binong untuk Gereja.
Dari orang muda, untuk masa depan Gereja.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3