Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.
Di tingkat satuan pendidikan, Rapor Pendidikan mulai dirasakan manfaatnya sebagai alat refleksi. Kepala SDN 17 Sungai Raya, Sarwani, mengakui bahwa meskipun awalnya terasa rumit, penggunaan data ini justru membantu sekolah memahami kondisi mereka secara lebih mendalam.
Hal yang sama juga terjadi di tingkat pemerintah daerah. Dinas Pendidikan menjadikan Rapor Pendidikan sebagai salah satu indikator penting dalam menilai kinerja pembangunan pendidikan.
Dengan kata lain, Rapor Pendidikan tidak lagi sekadar dokumen, tetapi telah menjadi alat navigasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan secara sistematis.
Harapan Besar untuk Masa Depan Pendidikan
Melalui pembaruan ini, Kemendikdasmen berharap seluruh pemangku kepentingan yang mulai dari guru, kepala sekolah, hingga pemerintah daerah kini dapat memanfaatkan Rapor Pendidikan secara optimal.
Jika digunakan secara konsisten, Rapor Pendidikan dapat menjadi kunci dalam:
A. Menyusun program pendidikan yang tepat sasaran
B. Mengoptimalkan anggaran pendidikan
C. Mendorong transformasi pembelajaran
D. Meningkatkan akuntabilitas kebijakan
Pada akhirnya, tujuan besar yang ingin dicapai adalah satu: menghadirkan pendidikan yang bermutu, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh anak Indonesia.
Penutup
Pembaruan Rapor Pendidikan 2025 adalah langkah maju yang patut diapresiasi. Namun, keberhasilannya tidak hanya bergantung pada sistem, melainkan pada bagaimana kita semua yaitu guru, sekolah, dan pemerintah dapat memanfaatkan data tersebut dengan bijak.
Karena sejatinya, perubahan besar dalam pendidikan selalu dimulai dari keberanian untuk melihat diri sendiri, lalu bergerak untuk menjadi lebih baik.