Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Kisah Omjay kali ini tentang Semangat TKA di Kelas 9 SMP Labschool Jakarta yang luar biasa. Selain itu mereka mempersiapkannya dengan Ikhtiar, Doa, dan Harapan. Kegiatan berlangsung dari hari Rabu sampai Kamis, tanggal 8 sampai 9 April 2026. Kami menggunakan 3 ruangan yaitu lab komputer SMP dan SMA serta Lab Bahasa.
Tanggal 8 hingga 9 April 2026 menjadi momen yang tak terlupakan bagi siswa kelas 9 SMP Labschool Jakarta. Dua hari ini bukan sekadar pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA), tetapi juga menjadi puncak perjalanan panjang mereka selama menempuh pendidikan di jenjang SMP.

Di balik lembar soal online dan waktu yang terus berjalan, tersimpan perjuangan, doa, serta harapan besar dari para siswa, guru, dan orang tua. Tadi pagi mereka minta didoakan oleh Omjay agar dapat mengerjakan soal TKA dengan lancar dan sukses.
Sejak pagi hari, suasana sekolah sudah terasa berbeda. Wajah-wajah siswa kelas 9 SMP Labschool Jakarta yang biasanya ceria tampak lebih serius, namun tetap menyimpan semangat yang menyala. Mereka optimis dapat mengarjalan soal TKA dengan baik.
Mereka datang lebih awal, mengenakan seragam rapi, dan membawa perlengkapan ujian dengan penuh kesiapan. Di halaman sekolah, terlihat kelompok-kelompok kecil siswa yang saling menyemangati.
Ada yang mengulang catatan terakhir, ada pula yang memilih menenangkan diri dengan doa. Sebagian lagi belajar persiapan TKA di perpustakaan sekolah Labschool Jakarta yang ada di gedung Badan Pengelola Sekolah UNJ, dan Omjay bertemu mereka.
Para guru juga hadir lebih awal, memastikan semua berjalan lancar. Mereka bukan hanya berperan sebagai pengawas, tetapi juga sebagai penyemangat. Omjay sendiri tahun ini tidak terlibat sebagai panitia dan pengawas, Omjay hanya sebagai penyemangat saja.
Senyum dan sapaan hangat dari guru menjadi energi tersendiri bagi para siswa. Kalimat sederhana seperti "Tetap tenang, kerjakan dengan teliti" mampu menenangkan hati yang tegang.

Pelaksanaan TKA hari pertama ini berjalan dengan tertib. Mata pelajaran yang diujikan adalah matematika dan menjadi tantangan awal yang harus ditaklukkan semua siswa yang mengikuti TKA hari ini.
Saat bel terdengar tanda dimulai berbunyi, seluruh ruangan seakan hening. Hanya terdengar suara ketikan keyboard karena berbasis online menggunakan komputer dan internet.
Dahulu sebelum zaman serba online, lembar soal dibuka dan goresan pensil di atas kertas jawaban. Sekarang tidak lagi berbasis kertas dan balpoint atau penseil. Waktu terasa berjalan begitu cepat, namun setiap detik dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para siswa.
Di sela waktu istirahat, suasana kembali mencair. Siswa saling berbagi cerita tentang soal yang mereka kerjakan. Ada yang merasa yakin, ada pula yang masih ragu. Namun, yang terpenting adalah semangat untuk terus melangkah ke sesi berikutnya.
Tidak ada kata menyerah, bagi siswa dan siswi SMP Labschool Jakarta, karena mereka sadar bahwa ini adalah bagian dari proses. Mereka tampak sangat menikmati TKA dengan penuh persiapan dan percaya diri.
Hari kedua besok, 9 April 2026, menjadi penutup dari rangkaian TKA. Meski lelah mulai terasa, semangat siswa tidak surut. Justru, ada tekad kuat untuk memberikan yang terbaik hingga akhir.
Mereka telah melalui persiapan panjang. Persiapan itu mulai dari belajar rutin, mengikuti bimbingan, hingga doa yang tak pernah putus. Ada kegiatan pendalam materi atau PM sebelum pelaksaan TKA di SMP Labschool Jakarta.
Menariknya, di tengah keseriusan ini, terlihat nilai-nilai karakter yang tumbuh kuat. Kejujuran menjadi prinsip utama dalam mengerjakan soal. Disiplin terlihat dari ketepatan waktu dan kerapihan dalam mengikuti aturan. Sementara itu, kerja keras tercermin dari usaha maksimal yang diberikan oleh setiap siswa.
Peran orang tua juga sangat besar dalam keberhasilan ini. Di rumah, mereka menjadi penyemangat utama. Doa yang dipanjatkan, perhatian terhadap kesehatan anak, hingga dukungan moral menjadi kekuatan tambahan bagi para siswa. TKA bukan hanya milik siswa, tetapi juga menjadi perjalanan bersama keluarga.
Tidak kalah penting adalah peran lingkungan sekolah yang kondusif. SMP Labschool Jakarta dikenal sebagai sekolah yang tidak hanya menekankan prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter. Dalam momen TKA ini, nilai-nilai tersebut benar-benar terasa. Sekolah menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk berjuang.
Lebih dari sekadar ujian, TKA ini mengajarkan banyak hal. Siswa belajar tentang manajemen waktu, pengendalian diri, serta pentingnya percaya pada kemampuan sendiri. Mereka juga belajar bahwa hasil bukan satu-satunya tujuan, tetapi proses yang dijalani dengan sungguh-sungguh adalah hal yang paling berharga.
Bagi sebagian siswa, TKA mungkin terasa menegangkan. Namun, di balik itu semua, ada rasa bangga karena telah sampai di titik ini. Perjalanan tiga tahun di SMP kini memasuki fase akhir. Kenangan belajar bersama, canda tawa di kelas, hingga bimbingan dari guru menjadi bagian yang tak terpisahkan dari perjalanan ini.
Ketika ujian berakhir, ada rasa lega yang menyelimuti. Senyum siswa mulai kembali terlihat, meski masih tersisa rasa penasaran terhadap hasil. Namun, satu hal yang pasti: mereka telah memberikan yang terbaik.
Momentum TKA ini juga menjadi refleksi bagi semua pihak. Bahwa pendidikan bukan hanya tentang nilai, tetapi tentang membentuk manusia yang tangguh, jujur, dan penuh semangat.
Para siswa kelas 9 SMP Labschool Jakarta telah menunjukkan bahwa mereka siap melangkah ke jenjang berikutnya dengan bekal yang kuat. Semoga besok mereka lebih siap lagi di hari kedua.
Akhirnya, dua hari pelaksanaan TKA ini menjadi saksi bisu dari perjuangan luar biasa. Di setiap lembar jawaban yang sekarang online, tersimpan harapan. Di setiap doa, tersimpan keyakinan. Dan di setiap langkah, tersimpan masa depan yang menanti.
Semoga hasil yang diraih sebanding dengan usaha yang telah dilakukan. Namun lebih dari itu, semoga pengalaman ini menjadi pelajaran hidup yang berharga. Sebuah pelajaran yang tak akan pernah terlupakan dalam hidup mereka.
Karena sejatinya, ujian bukan hanya tentang menjawab soal, tetapi tentang bagaimana kita bertahan, berjuang, dan tetap percaya bahwa setiap usaha akan menemukan jalannya menuju keberhasilan.
Salam Blogger Persahabatan
Omjay/Kakek Jay
