Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Guru

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Saat Hati Terasa Sempit, Mungkin Kita Lupa Istighfar

15 April 2026   10:25 Diperbarui: 15 April 2026   10:26 138 4 3


Kisah Omjay kali ini diberi Judul: "Saat Hati Terasa Sempit, Mungkin Kita Lupa Istighfar". Semoga bermanfaat buat pembaca kompasiana tercinta dimana saja anda berada.

Kadang hati terasa sempit bukan karena masalah, tapi karena lupa istighfar. Yuk hidupkan hati temukan tenang, dan dekatkan diri pada Allah. sekarang!

Pagi hari adalah waktu terbaik untuk menata hati. Saat dunia belum terlalu riuh, saat pikiran masih jernih, dan saat jiwa masih mudah disentuh oleh kebaikan. Di momen inilah kita sering diingatkan pada satu amalan sederhana, tetapi memiliki kekuatan luar biasa: istighfar.

Omjay Guru Blogger Indonesia/dokpri
Omjay Guru Blogger Indonesia/dokpri

Banyak orang mengira bahwa kelelahan yang mereka rasakan berasal dari padatnya aktivitas. Jadwal yang penuh, tuntutan pekerjaan, masalah keluarga, hingga tekanan hidup yang datang silih berganti. Namun, tanpa disadari, ada kelelahan yang lebih dalam dari itu semua, yaitu lelahnya hati karena jauh dari mengingat Allah.

Hati yang jarang dibersihkan akan mudah mengeras. Ia menjadi sensitif terhadap masalah kecil, mudah gelisah, dan sulit merasakan ketenangan. Padahal, bukan masalahnya yang terlalu besar, tetapi hati kita yang tidak cukup kuat untuk menanggungnya. Di sinilah istighfar menjadi penawar.

Istighfar bukan sekadar ucapan "Astaghfirullah". Ia adalah pengakuan, kerendahan hati, dan kesadaran bahwa kita adalah manusia yang penuh kekurangan. Dalam setiap istighfar, ada harapan untuk diampuni, ada keinginan untuk diperbaiki, dan ada kerinduan untuk kembali dekat kepada Allah.

Keutamaan-keutamaan Istighfar dengan penceramah Ustadz Jamaludin, Lc. bisa menjadi rujukan anda. Ceramah Agama Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam banyak ayat-Nya di dalam Al-Quran memerintahkan hamba-hamba-Nya untuk senantiasa bertaubat dan beristighfar. Klik https://www.youtube.com/watch?v=pDwxTU-NzvA

Allah pun menamai dan mensifati diri-Nya dengan Al-Ghaffaar, Al-Ghafuur, Ghafirudz dzunub, Dzil maghfirah serta memuji dan menjanjikan pahala yang banyak untuk orang-orang yang senantiasa beristighfar. Semua itu menunjukkan keutamaan istighfar dan butuhnya manusia terhadap istighfar.


HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3