Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Guru

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Kisah Omjay: UKT Tinggi PNS Menjerit

20 April 2026   18:47 Diperbarui: 20 April 2026   18:47 160 9 8

Omjay guru blogger indonesia/dokpri
Omjay guru blogger indonesia/dokpri

UKT Tinggi, PNS Menjerit: Ketika Pengabdian Berhadapan dengan Realitas Pendidikan Anak. Inilah kisah Omjay kali ini di kompasiana. Semoga bermanfaat buat pembaca kompasiana dan dibaca oleh para penentu kebijakan negeri ini. Omjay mendapatkan informasinya ketika pulang sekolah naik angkot. Omjay sempat nguping tentang Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang semakin tinggi.

https://youtu.be/SW6Y6Wc3b30?si=hi08ghHdywgyn_d5

Di tengah narasi besar tentang pembangunan sumber daya manusia unggul, ada suara lirih yang kerap luput dari perhatian: suara para aparatur sipil negara (ASN), khususnya PNS, yang tengah berjuang membiayai pendidikan anak-anak mereka. 

Mereka bukan kelompok yang tampak di garis depan demonstrasi, bukan pula mereka yang lantang bersuara di media. Namun, kegelisahan mereka nyata, perlahan mengendap, dan kini mulai mencari jalan untuk disampaikan.

Setiap hari, para PNS menjalankan tugas negara dengan penuh tanggung jawab. Mereka memastikan roda administrasi pemerintahan berjalan, kebijakan diterjemahkan menjadi program nyata, dan pelayanan publik tetap hadir untuk masyarakat. 

Dari guru di pelosok hingga pegawai administrasi di kantor pemerintahan, mereka semua mengabdikan diri dengan satu kesadaran: bahwa pekerjaan mereka adalah bagian dari pengabdian kepada bangsa.

Namun di balik dedikasi itu, ada realitas yang tidak mudah: biaya pendidikan tinggi yang terus meningkat, khususnya Uang Kuliah Tunggal (UKT). Banyak dari mereka adalah anak seorang PNS yang gajinya tidak besar.

Bagi sebagian masyarakat, UKT mungkin hanya angka yang tercantum dalam lembar tagihan. Tetapi bagi banyak PNS, angka itu adalah beban yang harus diperjuangkan dengan pengorbanan nyata.

Gaji PNS, terutama pada golongan bawah hingga menengah, cenderung stagnan. Kenaikan yang terjadi tidak selalu sebanding dengan laju inflasi dan peningkatan kebutuhan hidup. 

Di sisi lain, biaya pendidikan tinggi justru menunjukkan tren yang sebaliknya. Biaya terus meningkat dari tahun ke tahun. Ketimpangan inilah yang kemudian melahirkan dilema: antara mempertahankan kualitas hidup keluarga atau memastikan anak mendapatkan pendidikan terbaik.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4