Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Guru

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Selamat Kembali ke Bengkulu Pak Dr. Paidi Pembina KOGTIK

27 April 2026   07:57 Diperbarui: 27 April 2026   07:57 205 10 5

Dari Terminal Kayuringin Bekasi, beliau akan menaiki bus Damri menuju Bandara Soekarno-Hatta. Dari sanalah, langkah pak doktor Paidi akan berlanjut, terbang menuju tanah Bengkulu yang menyimpan kenangan dan tujuan baru.

"Perjalanan itu bukan tentang seberapa jauh kita pergi, tapi dengan siapa kita melangkah," ujar Omjay sambil tersenyum.

Pak Paidi hanya mengangguk, lalu mengacungkan jempolnya. Inilah gestur sederhana yang sarat makna. Dalam diamnya, tersimpan keyakinan bahwa perjalanan ini akan menjadi cerita indah yang kelak akan dikenang.

Di sekitar mereka, kehidupan terus berjalan. Seorang pengemudi ojek online bersiap menerima pesanan, pedagang kecil membuka lapaknya, dan penumpang lain sibuk dengan urusan masing-masing. 

Namun bagi Omjay dan Pak Doktor Paidi, waktu seakan berjalan lebih lambat. Mereka menikmati setiap detik kebersamaan sebelum perjalanan panjang dimulai. PAK Doktor Paidi memesan indomie rebus pakai telur sebelum masuk bis Damri menuju Bandara Suta. Inilah kisah persahabatan dua orang anak manusia.

Pak Paidi di bus Damri/dokpri
Pak Paidi di bus Damri/dokpri

Persahabatan mereka bukanlah persahabatan biasa. Ia telah teruji oleh waktu dan keadaan. Dari pertemuan-pertemuan sederhana, diskusi panjang tentang dunia pendidikan, hingga perjalanan-perjalanan yang memperkaya pengalaman hidup. 

Mereka saling menguatkan, saling mengingatkan, dan saling mendukung dalam setiap langkah. Omjay menjadi doktor teknologi pendidikan berkat bantuan pak doktor Paidi yang rajin mengirinkan jurnal ilmiah untuk bahan disertasi Omjay kala itu.

Omjay juga sering menuliskan kisah-kisah inspiratif, dan Pak Doktor Paidi sering menjadi bagian dari cerita itu. Bukan sebagai tokoh utama, tetapi sebagai sahabat yang selalu hadir di balik layar. Sosok yang mungkin tidak banyak bicara, tetapi selalu ada ketika dibutuhkan.

Bus Damri yang pak Doktor Paidi tunggu akhirnya tiba. Suara mesin yang khas menjadi tanda bahwa perjalanan segera dimulai. Para penumpang mulai naik satu per satu. Omjay dan Pak Paidi saling pandang sejenak, seolah memastikan bahwa mereka siap melangkah bersama dan kembali berpisah.

"Bismillah," ucap Omjay pelan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4