Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Guru

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Susahnya Tagih Hutang Ke Teman Sendiri

20 Mei 2026   09:53 Diperbarui: 20 Mei 2026   09:53 74 1 1

https://www.youtube.com/watch?v=M7EcPULlsl0

Susahnya Tagih Hutang Ke Teman Sendiri. Inilah kisah Omjay di kompasiana tercinta dalam rangka memeriahkan topik pilihan kompasiana yang seru dan bikin ngiler Omjay untuk ikut menuliskannya di kompasiana.

susahnya tagioh hutang ke temen sendiri/dokpri
susahnya tagioh hutang ke temen sendiri/dokpri

Dalam kehidupan sehari-hari, hubungan pertemanan sering kali dibangun atas dasar rasa percaya. Ketika seorang teman datang meminjam uang, hati kita biasanya mudah luluh. 

Apalagi jika dia datang dengan wajah sedih, suara memelas, dan janji akan segera mengembalikan dalam waktu dekat. Kita menjadi tak tega melihat keadaannya.

Sebagai manusia yang memiliki rasa empati, kita tentu ingin membantu. Namun, tidak sedikit kisah persahabatan yang justru retak karena urusan hutang piutang.

Kisah tentang susahnya menagih hutang kepada teman sendiri pernah disampaikan oleh "Wijaya Kusumah", alias "Omjay Guru Blogger Indonesia" atau yang akrab dikenal sebagai Omjay Guru Blogger Indonesia di kompasiana. 

Kisah ini begitu dekat dengan kehidupan banyak orang. Tidak sedikit guru, pegawai, bahkan pedagang kecil yang mengalami hal serupa. Niat hati ingin membantu teman yang kesusahan, tetapi pada akhirnya justru diri sendiri yang dibuat bingung dan kecewa.

Omjay pernah bercerita di kompasiana beberapa waktu lalu bahwa ada seorang teman yang datang kepadanya dengan alasan kebutuhan mendesak. Sebagai sahabat, Omjay merasa tidak tega menolak. 

Omjay berpikir bahwa membantu teman adalah bagian dari ibadah dan bentuk kepedulian sosial. Tanpa banyak pertimbangan, Omjay meminjamkan sejumlah uang dengan harapan uang itu akan kembali sesuai janji.

Awalnya semua terlihat baik-baik saja. Teman tersebut berulang kali mengucapkan terima kasih dan berjanji akan segera melunasi hutangnya. Namun, setelah waktu yang dijanjikan tiba, tidak ada kabar sama sekali. Ketika dihubungi, jawabannya selalu sama, "Sebentar lagi ya," atau "Saya masih ada keperluan mendadak."

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4