Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Kisah Omjay kali ini tentang Rapat Kerja dan Upskilling Guru & Karyawan SMP Labschool Jakarta 2026. RAKER Menyatukan Langkah Menuju Sekolah Unggul dan Berkelanjutan.
Suasana penuh semangat dan optimisme terasa begitu kuat ketika seluruh guru dan karyawan SMP Labschool Jakarta berkumpul dalam kegiatan Rapat Kerja dan Upskilling Guru & Karyawan Tahun Ajaran 2026/2027.
Kegiatan yang mengusung tema "LABS-WELL (Loyal, Agile, Balanced, and Sustainable)" ini diselenggarakan di Grand Ussu Hotel & Convention pada tanggal 23--25 Juni 2026.
Tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan sebuah komitmen bersama untuk membangun budaya kerja yang loyal terhadap visi sekolah, lincah menghadapi perubahan, seimbang dalam kehidupan dan pekerjaan, serta berkelanjutan dalam menciptakan inovasi pendidikan.
Di tengah perubahan zaman yang berlangsung sangat cepat, dunia pendidikan dituntut untuk terus beradaptasi. Teknologi berkembang pesat, karakter peserta didik berubah mengikuti zamannya, dan tantangan pendidikan semakin kompleks.
Oleh karena itu, guru tidak cukup hanya mengajar, tetapi juga harus terus belajar.
Karyawan pun tidak cukup hanya menjalankan tugas administratif, melainkan perlu meningkatkan kompetensi agar mampu memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh warga sekolah.
Inilah alasan utama mengapa kegiatan rapat kerja dan upskilling menjadi sangat penting bagi SMP Labschool Jakarta.
Kegiatan diawali dengan rapat kerja yang membahas berbagai program strategis sekolah pada tahun ajaran baru.
Kepala SMP Labschool Jakarta, Dr. Yati Suwartini, M.Pd., memberikan arahan tentang visi, target, dan prioritas sekolah yang harus dicapai bersama.
Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa keberhasilan sekolah tidak ditentukan oleh satu orang, melainkan hasil kerja kolektif seluruh guru, tenaga kependidikan, pimpinan sekolah, dan seluruh stakeholder yang terlibat dalam proses pendidikan.
Sementara itu, Kepala BPS Labschool UNJ, Prof. Dr. Totok Bintoro, M.Pd., dalam pra raker memberikan materi tentang pentingnya meneguhkan peran guru dalam ekosistem pembelajaran.
Guru bukan hanya penyampai materi, melainkan fasilitator yang mampu membangun pengalaman belajar bermakna bagi peserta didik.
Guru Labschool diharapkan menjadi teladan yang mampu menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan abad ke-21 sekaligus tetap berakar pada nilai-nilai karakter yang kuat.
Setelah rapat kerja, kegiatan berlanjut dengan berbagai sesi upskilling yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi profesional guru dan karyawan.
Salah satu materi yang menarik perhatian adalah "STEAM It Up! Seni Mengajar yang Menggerakkan, Bukan Sekadar Menyampaikan." Materi ini mengajak para guru untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih kreatif dan inspiratif melalui pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics).
Guru diajak keluar dari zona nyaman dan mulai merancang pengalaman belajar yang lebih kontekstual sehingga siswa tidak hanya menghafal materi, tetapi mampu memahami, mengembangkan, dan menerapkannya dalam kehidupan nyata.
Pada hari berikutnya, peserta mendapatkan pembekalan mengenai Indikator Kinerja Utama (IKU), program Sekolah Aman dan Nyaman, serta penguatan sarana dan prasarana sekolah.
Materi ini menjadi penting karena kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh guru yang hebat, tetapi juga lingkungan belajar yang aman, nyaman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.
Salah satu sesi yang sangat relevan dengan perkembangan zaman adalah pelatihan tentang TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge) yang disampaikan oleh Syahidah Humairoh, S.Pd. Melalui sesi ini, para guru belajar bagaimana mengintegrasikan teknologi dengan pedagogi dan konten pembelajaran.
Guru tidak lagi hanya menggunakan teknologi sebagai alat presentasi, tetapi mampu menciptakan media pembelajaran digital yang interaktif dan menarik. Keterampilan ini sangat dibutuhkan mengingat generasi peserta didik saat ini tumbuh di era digital yang sarat dengan teknologi dan informasi.
Namun, kegiatan ini tidak hanya berisi materi akademik dan profesional. Panitia juga merancang berbagai kegiatan yang bertujuan memperkuat hubungan antarwarga sekolah.
Salah satunya adalah kegiatan "Menulis Surat Cinta untuk Labschool." Dalam kegiatan ini, setiap peserta diminta menuliskan harapan, impian, sekaligus kekhawatiran mereka terhadap masa depan SMP Labschool Jakarta.
Kegiatan tersebut menjadi momen refleksi yang sangat menyentuh. Melalui tulisan, setiap guru dan karyawan dapat menyampaikan isi hati mereka tentang sekolah yang telah menjadi rumah kedua. Ada yang menuliskan harapan agar Labschool semakin maju dan menjadi sekolah rujukan nasional.
Ada pula yang menyampaikan harapan agar budaya kolaborasi dan kekeluargaan tetap terjaga di tengah berbagai perubahan yang terjadi. Surat-surat tersebut menjadi bukti bahwa setiap individu memiliki rasa memiliki yang kuat terhadap sekolah.
Kegiatan semakin meriah ketika memasuki sesi Labs Talent. Dalam acara ini, guru dan karyawan menunjukkan berbagai bakat yang dimiliki.
Ada yang bernyanyi, bermain musik, membaca puisi, menampilkan drama, hingga pertunjukan kreatif lainnya. Momen ini menunjukkan bahwa guru tidak hanya hebat di dalam kelas, tetapi juga memiliki banyak talenta yang menginspirasi.
Hari ketiga menjadi puncak kegiatan team building. Peserta mendapatkan materi "Effective Communication & Growth Mindset" yang disampaikan oleh Kevin Kautsar. Materi ini mengajarkan pentingnya komunikasi efektif dalam membangun kerja sama tim yang kuat. Selain itu, peserta juga diajak untuk memiliki growth mindset, yaitu pola pikir yang meyakini bahwa kemampuan dapat terus berkembang melalui usaha, pembelajaran, dan pengalaman.
Setelah sesi materi, peserta mengikuti berbagai permainan dan tantangan kelompok yang dipandu oleh tim profesional. Kegiatan seperti Smart Competition, Fun Team Building Games, Creativity Competition, hingga Final Project Team Building dirancang untuk memperkuat kolaborasi, komunikasi, kepemimpinan, dan kemampuan memecahkan masalah secara bersama-sama.
Malam penghargaan atau Awarding Night menjadi penutup yang penuh kegembiraan. Berbagai penghargaan diberikan kepada peserta terbaik dalam kegiatan Labs Talent maupun team building. Suasana hangat dan penuh kebersamaan semakin terasa ketika seluruh peserta saling memberikan apresiasi dan dukungan satu sama lain.
Melalui kegiatan Rapat Kerja dan Upskilling Guru & Karyawan SMP Labschool Jakarta Tahun Ajaran 2026/2027 ini, terlihat jelas bahwa Labschool tidak hanya fokus pada peningkatan kualitas akademik, tetapi juga penguatan karakter, budaya kerja, kolaborasi, dan pengembangan sumber daya manusia secara berkelanjutan.
Semangat LABS-WELL (Loyal, Agile, Balanced, and Sustainable) menjadi energi baru yang menyatukan seluruh guru dan karyawan untuk melangkah bersama menghadapi tahun ajaran baru dengan optimisme dan keyakinan bahwa pendidikan yang berkualitas lahir dari orang-orang yang terus belajar, bertumbuh, dan bekerja dengan hati.
Semoga semangat yang lahir dari kegiatan ini menjadi fondasi kuat bagi SMP Labschool Jakarta untuk terus melahirkan generasi unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Karena sekolah hebat tidak dibangun oleh gedung yang megah, melainkan oleh guru dan karyawan yang memiliki visi, dedikasi, serta cinta yang tulus terhadap dunia pendidikan.
Salam Blogger Persahabatan
Omjay/Kakek Jay
