Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Guru

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

PANDUAN Lengkap Membuat Pupuk Organik Dari Sampah Daun Kering di Rumah

2 Juli 2026   13:45 Diperbarui: 2 Juli 2026   15:56 110 3 1

Panduan Lengkap Membuat Pupuk Organik dari Sampah Daun Kering di Rumah

Oleh: Dr. Wijaya Kusumah, M.Pd. (Omjay)

Sampah daun sering dianggap sebagai limbah yang mengotori halaman rumah. Padahal, jika dikelola dengan baik, daun-daun kering dapat diubah menjadi pupuk organik berkualitas tinggi yang sangat bermanfaat bagi tanaman. 

Selain mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir, membuat kompos juga membantu menjaga kesuburan tanah sekaligus menghemat biaya pembelian pupuk.

Bagi Omjay yang tinggal di Jatibening Indah dan rutin membersihkan halaman, cara ini sangat cocok diterapkan karena bahan bakunya tersedia setiap hari.

Alat yang Dibutuhkan

  • Ember bekas 25--60 liter atau tong plastik
  • Tutup ember
  • Bor atau paku besar untuk membuat lubang
  • Pisau atau gunting rumput
  • Sekop kecil
  • Sarung tangan

Bahan yang Dibutuhkan

  • Daun-daun kering
  • Rumput hijau
  • Sisa sayuran dapur
  • Kulit buah
  • Air bersih
  • EM4 Pertanian
  • Gula merah atau molase
  • Tanah atau kompos matang (opsional)

Langkah 1. Siapkan Wadah Kompos

Lubangi sisi ember dan bagian bawahnya agar udara dapat masuk dan air berlebih keluar. Lubang berdiameter sekitar 1 cm dengan jarak 10 cm sudah cukup.

Langkah 2. Cacah Daun

Daun sebaiknya dipotong kecil-kecil sekitar 3--5 cm. Daun yang dicacah lebih cepat terurai dibandingkan daun utuh.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7