Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Guru

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Menjual Sisa Kuota Internet Menjadi Ladang Cuan

3 Juli 2026   08:46 Diperbarui: 3 Juli 2026   08:46 163 7 3

Ilustrasi artikel/Chatgpt 
Ilustrasi artikel/Chatgpt 

Menjual Sisa Kuota Internet Menjadi Ladang Cuan. Sebuah Kisah Omjay Melihat Peluang dari Hal Kecil untuk pembaca kompasiana tercinta.

Piagam penghargaan/dokpri
Piagam penghargaan/dokpri

"Rezeki tidak selalu datang dari sesuatu yang besar. Kadang-kadang, rezeki justru hadir dari hal kecil yang selama ini kita abaikan."

Kalimat itulah yang terlintas di benak saya ketika berbincang dengan beberapa anak muda di dalam perjalanan menggunakan LRT menuju Jakarta. Mereka bercerita bahwa sekarang hampir semua aktivitas dilakukan secara digital. Belajar, bekerja, rapat, belanja, hingga mencari hiburan membutuhkan koneksi internet. Akibatnya, kuota internet menjadi kebutuhan pokok setelah makan dan minum.

Namun, di balik kebutuhan yang semakin besar itu, saya menemukan sebuah kenyataan yang menarik. Banyak orang membeli paket internet berukuran besar karena tergiur promo. Paket 100 GB, 150 GB, bahkan 200 GB dibeli dengan harga yang relatif murah. Sayangnya, tidak semua kuota tersebut habis digunakan. Ketika masa aktif berakhir, sisa kuota pun hangus begitu saja.

Saya pun bertanya dalam hati, "Apakah sisa kuota itu benar-benar tidak memiliki nilai ekonomi?"

Ternyata jawabannya tidak selalu demikian.

Dari berbagai informasi yang saya pelajari, beberapa operator seluler di Indonesia menyediakan layanan berbagi atau transfer kuota kepada sesama pengguna dengan syarat tertentu. Misalnya, pelanggan prabayar dapat mengirim sebagian kuota internet kepada pengguna lain melalui aplikasi resmi atau kode USSD sesuai ketentuan operator. Setiap operator memiliki batas transfer, biaya administrasi, dan jenis kuota yang dapat dibagikan yang berbeda-beda.

Dari sinilah saya melihat adanya peluang usaha.

Bayangkan jika kita membeli paket internet saat sedang ada promo besar. Misalnya membeli paket dengan kapasitas yang jauh lebih besar daripada kebutuhan pribadi. Ketika masih tersisa banyak kuota menjelang masa aktif berakhir, sebagian kuota tersebut dapat dimanfaatkan untuk membantu teman, tetangga, atau anggota keluarga yang sedang kehabisan internet, selama dilakukan sesuai fasilitas resmi yang disediakan operator. Selain membantu orang lain, kita juga bisa memperoleh sedikit keuntungan yang dapat menambah pemasukan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3