Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Guru

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Kisah Omjay: Tulisan Bisa Menjadi Cuan

5 Juli 2026   08:22 Diperbarui: 5 Juli 2026   08:22 223 4 0

Percakapan singkat dengan Ibu Azimah sore itu juga menyadarkan saya bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang ingin belajar menulis. Mereka hanya membutuhkan seseorang yang bersedia menunjukkan jalan. 

Saya Omjay merasa terpanggil untuk terus berbagi ilmu menulis kepada siapa pun, terutama para guru. Saya percaya bahwa guru bukan hanya pendidik di ruang kelas, tetapi juga pencipta peradaban melalui tulisan.

Bayangkan jika setiap guru di Indonesia menulis satu buku dalam hidupnya. Berapa banyak pengalaman berharga yang akan diwariskan kepada generasi berikutnya? 

Berapa banyak solusi pendidikan yang dapat dipelajari oleh guru lain? Dan berapa banyak inspirasi yang akan lahir dari kisah-kisah sederhana yang selama ini hanya tersimpan dalam ingatan?

Karena itulah saya selalu mengajak para guru untuk mulai menulis hari ini juga. Jangan menunggu waktu luang karena waktu luang sering kali tidak pernah datang. Jangan menunggu sempurna karena kesempurnaan lahir melalui proses belajar. 

Tulislah apa yang Anda ketahui, apa yang Anda rasakan, dan apa yang telah Anda alami. Sedikit demi sedikit, tulisan itu akan bertambah banyak hingga akhirnya menjadi artikel, buku, atau bahkan karya yang mengubah hidup Anda.

Saya yakin, setiap orang memiliki cerita yang layak dibagikan. Setiap pengalaman mengandung hikmah. Setiap ilmu yang dituliskan akan menjadi amal jariyah ketika dibaca dan diamalkan oleh orang lain. Lebih dari itu, tulisan juga dapat membuka pintu rezeki yang tidak pernah kita sangka sebelumnya.

Sebelum mengakhiri percakapan, saya mendoakan semoga Ibu Azimah segera mewujudkan impiannya menjadi penulis. Saya juga berharap semakin banyak masyarakat Indonesia yang berani menuangkan gagasannya dalam bentuk tulisan. Negeri ini membutuhkan lebih banyak penulis, lebih banyak guru yang berbagi pengalaman, dan lebih banyak buku yang lahir dari tangan anak bangsa.

Percakapan sederhana melalui WhatsApp itu kembali mengingatkan saya bahwa perjalanan besar sering kali dimulai dari langkah yang kecil. 

Sebuah pertanyaan sederhana dapat melahirkan semangat baru. Sebuah tulisan sederhana dapat mengubah kehidupan seseorang. KEMUDIAN sebuah buku yang ditulis dengan penuh ketulusan bukan hanya menjadi sumber ilmu, tetapi juga dapat menjadi sumber cuan yang penuh keberkahan.

Maka, jika hari ini Anda masih ragu untuk menulis, mulailah sekarang juga. Jangan takut salah, jangan takut tidak dibaca, dan jangan takut tidak berbakat. Teruslah menulis, teruslah belajar, dan teruslah berbagi. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6