Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Guru

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Pilihan

Mimpi Adalah Jendela Jiwa yang Mengajarkan Harapan

9 Juli 2026   06:16 Diperbarui: 11 Juli 2026   05:31 434 12 9

Saya sering merenungkan bahwa kehidupan ini sendiri kadang terasa seperti mimpi. Waktu berjalan begitu cepat. 

Rasanya baru kemarin saya menjadi mahasiswa, lalu menjadi guru muda, membimbing ribuan siswa, mengajar para guru di berbagai daerah, hingga kini dipercaya menjadi narasumber dan penulis. Semua berlalu begitu cepat. Jika tidak diisi dengan amal baik, waktu akan habis begitu saja.

Mimpi juga mengajarkan kita tentang harapan. Ketika seseorang kehilangan harapan, hidupnya akan terasa kosong. Sebaliknya, orang yang memiliki impian akan bangun setiap pagi dengan semangat baru. Itulah sebabnya saya selalu mengajak para guru untuk terus belajar, menulis, dan berbagi pengalaman. Jangan pernah berhenti bermimpi hanya karena usia bertambah. Selama napas masih berembus, kesempatan untuk berkarya tetap terbuka.

Saya juga belajar bahwa tidak semua mimpi harus ditafsirkan secara berlebihan. Ada orang yang setiap bangun tidur langsung mencari arti mimpinya. Padahal tidak semua mimpi memiliki makna khusus. Yang lebih penting adalah mengambil hikmah dari mimpi yang membuat hati menjadi lebih baik. Jika bermimpi baik, bersyukurlah kepada Allah. Jika bermimpi buruk, berlindunglah kepada Allah dan jangan biarkan rasa takut menguasai diri.

Sebagai guru, saya selalu ingin menyampaikan kepada para siswa bahwa ilmu pengetahuan dan keimanan tidak perlu dipertentangkan. Penjelasan ilmiah tentang mimpi membantu kita memahami cara kerja otak. Sementara ajaran agama membimbing kita agar menyikapi mimpi dengan bijaksana. Keduanya saling melengkapi sehingga manusia memperoleh pemahaman yang utuh.

Pada akhirnya saya menyadari bahwa mimpi adalah salah satu tanda kebesaran Allah. Melalui mimpi, manusia belajar mengenal dirinya sendiri. Kita belajar tentang rasa takut, harapan, kerinduan, dan cita-cita. Mimpi mengingatkan bahwa kehidupan bukan hanya tentang apa yang terlihat oleh mata, tetapi juga tentang apa yang hidup di dalam hati.

Ketika matahari mulai terbit pagi itu, saya menutup buku catatan dan bersiap menjalani aktivitas sebagai guru. Saya tersenyum mengingat mimpi semalam. Mungkin mimpi itu hanyalah bunga tidur. Mungkin juga menjadi pengingat agar saya selalu mendoakan kedua orang tua yang telah mendahului. Apa pun maknanya, saya bersyukur masih diberi kesempatan untuk bangun, bernapas, berkarya, dan menulis.

Maka saya ingin menutup kisah ini dengan pesan sederhana. Jangan takut bermimpi. Jangan malu memiliki cita-cita yang tinggi. Mimpi adalah awal dari setiap perjalanan besar. Namun ingatlah, mimpi tidak akan berubah menjadi kenyataan hanya dengan tidur. Ia akan menjadi kenyataan ketika kita bangun, berdoa, belajar, bekerja keras, dan terus melangkah tanpa menyerah.

Sebab kehidupan yang indah bukanlah kehidupan yang hanya dipenuhi mimpi, melainkan kehidupan yang mampu mengubah mimpi menjadi kenyataan, lalu menjadikannya manfaat bagi sesama. Itulah pelajaran terbesar yang saya rasakan selama menjadi guru, penulis, dan pembelajar sepanjang hayat. Menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi. Dari sebuah mimpi kecil, Allah dapat membuka jalan menuju karya-karya besar yang menginspirasi banyak orang.

Salam blogger persahabatan

Omjay/Kakek Jay

Guru blogger indonesia

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5