Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Guru

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Menulis Adalah Paspor Dunia: Skill yang Akan Dibawa Omjay Jika Harus Menjadi Warga Negara Asing

27 Juli 2026   18:46 Diperbarui: 28 Juli 2026   06:52 117 5 3

Ilustrasi Artikel/Chatgpt
Ilustrasi Artikel/Chatgpt

Menulis adalah Paspor Dunia: Skill yang Akan Dibawa Omjay Jika Harus Menjadi Warga Negara Asing. Jika Omjay Harus Menjadi Warga Negara Asing, Skill Apa yang Akan Dibawanya? Menulis adalah Paspor yang Tak Pernah Kedaluwarsa.

Pendahuluan

Omjay sedang melamun. Bayangkan jika suatu hari saya harus meninggalkan Indonesia. Entah karena tugas, kesempatan mengajar, atau bahkan keadaan yang mengharuskan saya menetap di luar negeri dan menjadi warga negara asing. 


Pertanyaan yang muncul bukanlah negara mana yang akan saya pilih, melainkan bekal apa yang paling berharga untuk saya bawa? Apakah ijazah? Tentu penting. Apakah pengalaman mengajar selama puluhan tahun? Sangat berharga. Namun, semua itu belum tentu langsung dikenali oleh negara lain. Ada aturan, penyetaraan, bahkan proses administrasi yang panjang.

Lalu, apa yang benar-benar bisa dibawa ke mana pun tanpa perlu izin siapa pun? Jawabannya adalah skill.

Skill adalah aset yang melekat pada diri seseorang. Tidak bisa dicuri, tidak habis dipakai, dan nilainya justru meningkat ketika terus diasah. Dari sekian banyak kemampuan yang saya miliki, ada satu keterampilan yang saya yakini akan selalu menjadi "paspor internasional", yaitu kemampuan menulis dan berbagi ilmu.

Pepatah mengatakan, "Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung." Namun, bagi seorang penulis, ada satu kalimat yang juga layak direnungkan: "Di mana pun berada, tulisan akan menemukan pembacanya."

Isi Tulisan Kisah Omjay

Selama lebih dari tiga dekade menjadi guru, saya menyadari bahwa profesi mengajar sesungguhnya tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas. Ketika teknologi berkembang, ruang kelas itu berubah menjadi blog, media sosial, webinar, podcast, hingga platform literasi digital seperti Kompasiana.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5