Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil OMJAY. Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, Menulis lah di blog Kompasiana Sebelum Tidur. HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.
ccNSO berkaitan dengan nama domain tingkat atas kode negara atau country-code Top-Level Domains (ccTLD). Sementara itu, GNSO berfokus pada kebijakan nama domain tingkat atas generik atau generic Top-Level Domains (gTLD).
Bagi sebagian orang, istilah tersebut mungkin terdengar rumit. Namun, sebagai guru Informatika, saya melihatnya sebagai kesempatan untuk menjelaskan Internet melalui sesuatu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Ketika kita mengetik alamat situs web, kita sedang menggunakan salah satu bagian dari sistem penamaan Internet. Nama domain membantu pengguna mengenali dan menemukan layanan di Internet tanpa harus mengingat alamat IP numerik yang digunakan dalam komunikasi jaringan.
Sistem penamaan tersebut perlu dikelola melalui proses dan kebijakan yang terkoordinasi. Di sinilah pentingnya organisasi yang mempunyai peran sesuai dengan bidangnya.
Saya membayangkan suatu hari nanti saya bisa membawa pengalaman dari ICANN87 ke ruang kelas. Saya ingin mengajak siswa membuka situs web, memperhatikan nama domainnya, kemudian mendiskusikan bagaimana sistem Internet membantu mereka mengakses informasi.
Belajar Informatika tidak harus selalu dimulai dari buku teks. Kadang-kadang, sebuah pengalaman nyata dari forum internasional justru bisa membuat pelajaran lebih menarik dan mudah dipahami.
Ada satu pelajaran yang terus saya renungkan setelah membaca poster tersebut: kepemimpinan membutuhkan integritas.
Orang yang diberi amanah dalam sebuah organisasi tidak boleh hanya memikirkan kepentingan dirinya sendiri atau kelompok yang mendukungnya. Ia harus memahami tujuan organisasi dan menjalankan tanggung jawabnya secara sungguh-sungguh.
Dalam tata kelola Internet, keputusan yang diambil oleh berbagai pihak dapat berkaitan dengan kepentingan komunitas global. Karena itu, transparansi, tanggung jawab, dan kemampuan bekerja sama menjadi hal yang penting.
Saya teringat dunia pendidikan di Indonesia. Guru juga memiliki amanah yang tidak ringan. Setiap hari, kita berhadapan dengan anak-anak yang sedang tumbuh dan membangun masa depannya.
Murid bukan sekadar angka dalam daftar hadir. Mereka adalah manusia yang mempunyai mimpi, potensi, dan karakter yang perlu dikembangkan.