Sekitar 10 tahun yang lalu, saya pernah datang ke Museum Nasional Indonesia, semua benda purbakala yang dipamerkan hanya diletakkan begitu saja, tanpa keterangan, tanpa adanya sentuhan visualisasi yang menarik.
Namun, sekarang hal ini sudah jauh berbeda sekali. Sebuah museum juga perlu berbenah diri dengan visualisasi dan presentasi yang menarik, modern.
Museum Nasional Indonesia bukan sekadar tempat menyimpan benda lama.
Di sinilah jejak sejarah, budaya, dan adat Nusantara dirawat dan diceritakan kembali.
Setiap sudutnya mengajak kita memahami siapa kita hari ini, melalui peninggalan masa lalu---dari arca, prasasti, kain tradisional, hingga cerita peradaban yang membentuk Indonesia.
Museum ini menjadi ruang belajar bagi semua: pelajar, keluarga, hingga siapa pun yang ingin menambah wawasan dan rasa bangga akan identitas bangsa.
Menariknya, pengalaman berkunjung kini hadir dengan sentuhan modern, tampilah yang sangat mengesankan bagi saya.
Mulai dari sistem pembayaran yang praktis, tata etalase yang tertata rapi dan informatif, hingga visualisasi digital yang membuat sejarah terasa hidup dan relevan dengan generasi masa kini.
Museum Nasional Indonesia adalah jembatan antara masa lalu dan masa depan.
Tempat di mana pengetahuan, budaya, dan teknologi berpadu---mengajak kita belajar, memahami, dan merawat warisan bangsa bersama.