agus hendrawan
agus hendrawan Guru

Guru di Kota Bekasi yang tertarik menulis di Kompasiana. Penulis reflektif, dan pengamat kehidupan sosial sehari-hari. Menulis bagi saya adalah cara merekam jejak, menjaga kenangan, sekaligus mengolah ulang pengalaman menjadi gagasan yang lebih jernih. Saya tumbuh dari kisah pasar tradisional, sawah, dan gunung yang menjadi latar masa kecil di Cisalak-Subang. Kini, keseharian sebagai guru membuat saya dekat dengan cerita murid, dunia pendidikan, serta perubahan sosial yang terjadi di sekitar kita. Di Kompasiana, saya banyak menulis tentang: pendidikan yang manusiawi, dinamika sosial budaya, kenangan kecil yang membentuk cara pandang, serta fenomena keseharian seperti kafe, pasar, hujan, dan keluarga. Saya punya prinsip tulisan yang baik bukan hanya menyampaikan pendapat, tetapi juga mengajak pembaca berhenti sejenak untuk merenung, tersenyum, atau tergerak untuk berubah.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Masjid Al Jabbar Kebanggaan Baru Jawa Barat

7 Juli 2024   00:15 Diperbarui: 10 Juli 2024   20:48 1734 15 1

dokpri
dokpri

Masjid Raya Al Jabbar di Bandung dengan desain unik dan berbagai fungsi menarik, kalau Pemirsa suka arsitektur modern dan seni pasti akan kagum dengan masjid ini. Dirancang oleh Mochamad Ridwan Kamil yang juga Gubernur Jawa Barat, masjid ini menggabungkan gaya modern dengan sentuhan seni Jawa Barat dan masjid Turki.

Desain

dokpri
dokpri

Dinding, atap, dan kubahnya jadi satu bentuk setengah bola raksasa, selain itu ada danau besar yang mengelilingi tiga sisi masjid membuat pemandangan masjid tampak seperti bola utuh dilihat dari sisi atas depan. Danau ini menambah nilai estetik serta berfungsi sebagai retensi banjir dan penyimpan air. Malam hari, tata cahaya membuat masjid ini semakin cantik dan indah.

Sejarah

Ridwan Kamil mulai mendesain masjid ini pada tahun 2015 selain karena ia seorang arsitek, proyek ini juga merupakan cara untuk memenuhi wasiat ayahnya agar tidak pernah berhenti mendesain masjid. Ada beberapa alasan mendasar di balik pembangunan masjid ini mengutip dari laman websitenya: Jawa Barat belum punya Masjid Raya tingkat provinsi, jumlah penduduk Muslim di Jawa Barat terbesar di Indonesia, dan butuh masjid besar yang bisa dibanggakan.

Keindahan

dokpri
dokpri

Lantai shalat di masjid ini luas dan tinggi, dihiasi 27 relung tembaga dengan motif batik dari berbagai kota dan kabupaten di Jawa Barat. Di bawah mezanin, lampu kuningan karya perajin Gentur dari Cianjur menambah kesan mewah. 

Mihrab di dinding barat terhubung hingga mahkota di langit-langit, melambangkan bahwa hanya kepada Allah SWT kita meminta.

Pusat Edukasi dan Wisata Religi

Di lantai dasar masjid ada museum sejarah Rasulullah SAW, perkembangan Islam di Indonesia, dan sejarah Islam di Jawa Barat. Museum ini menggunakan teknologi digital terkini, menjadikannya pusat edukasi yang keren dan informatif. 

Menjadi tempat ibadah sudah pasti, masjid ini juga bisa jadi tempat belajar yang seru.

Taman-Taman Seni

dokpri
dokpri

Selain masjid dan danau, ada taman-taman tematik tentang kenabian yang asyik untuk dikunjungi. Di sisi timur masjid, ada patung kaligrafi "Al Jabbar" berwarna emas yang berdiri di atas plaza bundar dengan teraso motif Wadasan. 

Pelataran besar di sisi timur dikelilingi koridor dengan kaca patri warna-warni dan paviliun wudu dengan mozaik cantik karya perajin Jawa Barat.

Dampak

Ke depannya masjid ini diharapkan menjadi pusat edukasi dan wisata religi yang bisa meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar dan memakmurkan masjid.

Masjid Raya Al Jabbar adalah masjid kebanggaan baru Jawa Barat. Kalau Pemirsa ke Bandung, jangan lupa mampir ke sini dan rasakan sendiri keindahannya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2