Video Pilihan

Menikmati Teduhnya Teluk Pacitan

4 Juni 2026   09:10 Diperbarui: 4 Juni 2026   10:26 161 17 7

Teluk Pacitan (Dokumen pribadi)
Teluk Pacitan (Dokumen pribadi)

Jarak Bantul hingga Pacitan hanya sekitar 200 km jika lewat Kelok 18 Parangtritis, Jalan Lintas Selatan - JLS, Jalur Jalan Lintas Selatan - JJLS, dan Pansela - Pantai Selatan yang halus.
Berdasarkan google map secara real-time memerlukan waktu sekitar 3 jam ditempuh dengan motor.
Kenyataannya waktu tempuh bisa mencapai dua kali lipatnya yakni sekitar 5 jam karena tantangan alami berupa hembusan angin laut yang cukup kencang. Sehingga kecepatan motor hanya sekitar 50-60 km per jam. Cukup pelan karena juga untuk menikmati keindahan alam dengan jalan yang masih sepi. 

Bersimpangan dengan kendaraan dari arah berlawanan sekitar setiap satu kilometer. Kecuali di persimpangan ke pantai-pantai atau tempat tujuan wisata. Misalnya daerah lembah Bengawan Solo Purba dan Jembatan Tepus.

Teluk Pacitan menjelang senja. (Dokumen pribadi)
Teluk Pacitan menjelang senja. (Dokumen pribadi)

Menghilangkan rasa lelah perjalanan kembali ke Malang, kami pun istirahat di sebuah resort dengan kamar penginapan model kini seperti gubuk-gubuk di pinggir ladang. Kamarnya berada di lereng bukit menghadap ke Teluk Pacitan yang teduh.

Dari hotel menuju pantai terdekat, Pantai Telengria dan Pancer Door hanya sekitar 5 km saja. Dari Tempat Pelelangan Ikan Tamperan hanya 2,5 km saja yang bisa ditempuh dengan jalan kaki santai menyusuri Jalan Lintas Selatan sekitar 15 menit.

Dari tepian JLS yang ada di lereng bukit ini bisa melihat dan menikmati suasana matahari terbit dari ujung perbukitan Pantai Pancer Door.
Saat mentari mulai menanjak dan laut semakin tampak biru tampaklah beberapa perahu nelayan yang kembali ke dermaga setelah semalaman mencari ikan.

Menjelang tengah hari, laut tampak semakin biru dan teduh. Aktifitas perahu nelayan di tengah Teluk Pacitan sudah tampak jarang. Kecuali satu-dua sampan pemancing ikan yang dikayuh pelan.

Sekitar jam 4-5 sore kembali terlihat perahu-perahu nelayan berangkat berlayar mencari ikan.
Kala mentari mulai tenggelam dan sinar jingga di ufuk barat mulai meredup di bawah cakrawala Teluk Pacitan tampaklah nyala lampu-lampu keramba jaring apung (KJA) tempat pemeliharaan benih lobster milik nelayan.

Semakin malam jumlah lampu yang tampak benderang semakin banyak sehingga pemandangan mirip suasana desa di lereng gunung yang dilihat dari kejauhan.

Lampu-lampu keramba jaring apung di Teluk Pacitan. (Dokumen pribadi)
Lampu-lampu keramba jaring apung di Teluk Pacitan. (Dokumen pribadi)

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2