Khoirul Taqwim
Khoirul Taqwim Lainnya

Peneliti Tentang Kemasyarakatan

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Lagu Duet - Sabda Rasa

4 Juni 2026   05:26 Diperbarui: 4 Juni 2026   05:26 91 7 2


Langit berhenti, dunia sejenak sunyi
Saat sabda rasa ini mulai bernyanyi
Menggugah jiwa yang lama telah mati
Membasahi kalbu yang gersang dan sepi
Bukan sekadar kata manis di bibir
Tapi darah yang deras mengalir

Kutolak derita agar tak kau lihat tangisku
Kubungkam ratap agar tak dengar perihku
Kau tolak cintaku dengan begitu sempurna
Namun senyum ini tetap mekar di dada
Gedung menjulang jadi saksi yang bisu
Aku tetap tabah di ujung lukaku

Hunuskan cintamu tepat ke jantung hati
Jangan kau biarkan layu dalam mimpi
Walau pintunya terkunci sangat rapat
Ketuklah kuat sampai seribu kali
Sebab menyerah adalah sebuah dusta
Dan kesatria takkan lari dari rasa

Biarlah samudra darah ini kuseberangi
Asal cinta suci kan kuraih nanti
Cukup satu pujaan untuk jiwa raga
Bukan semua hati yang kau coba sapa
Karena sabda rasa tak mengenal dusta
Menuntun kita ke ujung tulusnya cinta

Garis takdir kita memang telah digariskan
Ada yang bersatu dalam kebahagiaan
Ada pula yang harus bertepuk sebelah tangan
Namun tertolak bukan akhir dari cerita
Ambil hikmahnya, balut setiap luka
Pasrahkan semua pada Pemilik Rasa

Kau laksana bidadari di antara ribuan
Bukan karena parasmu yang menawan
Tapi jiwa lembutmu menembus malam
Dalam kerudung putih yang kau kenakan
Tersimpan keindahan yang tak terkatakan
Membuat runtuh seluruh pertahanan

Kuukir namamu dalam setiap sajakku
Terukir abadi di detak jantungku
Hingga napas terakhir, rasa ini kujaga
Suka dan duka melebur satu warna
Air mata dan senyum dalam harmoni
Sebab cinta ini adalah anugerah Ilahi
Tanya