Feddy WS
Feddy WS Dosen

Science advances not by blind obedience to old answers, but by the courage to question

Selanjutnya

Tutup

Video

'Peramal Wanita'

8 Februari 2026   18:41 Diperbarui: 8 Februari 2026   18:49 158 6 3

Sang Peramal di Ujung Semesta - Cahaya Takdir di Bawah Langit Abadi. Illustration: [Feddy WS] (AI-assisted)
Sang Peramal di Ujung Semesta - Cahaya Takdir di Bawah Langit Abadi. Illustration: [Feddy WS] (AI-assisted)


[Recommended Headphones or Car Audio]

Peramal Wanita - [YouTube]

[intro]  

[verse]  
Di ujung malam kau berdiri sendiri  
Membaca sunyi di ujung jari  
Angin berbisik lembut di telinga  
Rahasia waktu tersimpan di mata  

[verse]  
Tatapanmu tembus kabut hari  
Melihat esok sebelum nanti  
Bintang-bintang jatuh di pangkuanmu  
Takdir pun tunduk padamu  

[pre-chorus]  
Kau dengar detak yang tak terdengar  
Kau lihat retak yang tersembunyi  
Dunia bagimu lembar terbuka  
Terbaca sebelum terlukis nyata  

[chorus]  
Peramal wanita penjaga rahasia  
Menjahit masa depan dengan cahaya  
Di telapak tanganmu peta semesta  
Cinta dan luka kau baca semua  
Peramal wanita bisikkan padaku  
Akankah bahagia menemuiku  

[verse]  
Kau bilang hujan akan reda  
Meski langit masih terluka  
Kau bilang perpisahan hanyalah jeda  
Sebelum takdir kembali menyapa  

[pre-chorus]  
Kau dengar detak yang tak terdengar  
Kau lihat retak yang tersembunyi  
Dunia bagimu lembar terbuka  
Terbaca sebelum terlukis nyata  

[chorus]  
Peramal wanita penjaga rahasia  
Menjahit masa depan dengan cahaya  
Di telapak tanganmu peta semesta  
Cinta dan luka kau baca semua  
Peramal wanita bisikkan padaku  
Akankah bahagia menemuiku  

[outro]

------

Core Idea

“Takdir Bukan Ramalan, Tapi Pantulan Hati” merupakan gagasan utama dari lagu Peramal Wanita, yang tidak dimaksudkan sebagai kisah tentang seseorang yang benar-benar mampu meramal masa depan, melainkan sebagai metafora tentang intuisi terdalam manusia—kemampuan membaca pola, merasakan luka, menangkap harapan, dan melihat kemungkinan sebelum semuanya terjadi. Sosok peramal menjadi simbol intuisi feminin, kebijaksanaan yang lahir dari kesunyian, kepekaan terhadap retakan emosi yang tersembunyi, serta kemampuan menemukan cahaya di tengah ketidakpastian. Lagu ini menyiratkan bahwa manusia kerap mencari jawaban pada figur luar yang dianggap mengetahui takdir, padahal yang sesungguhnya dibutuhkan adalah keberanian untuk mempercayai harapan dalam hati sendiri, sambil menyisakan satu pertanyaan reflektif yang menggema: takdir ditentukan siapa?

------

Original multimedia work by [Feddy WS], created through human-led direction with AI-assisted visuals, lyrics, music, and video.