Feddy WS
Feddy WS Dosen

Science advances not by blind obedience to old answers, but by the courage to question

Selanjutnya

Tutup

Video

'Tidak Apa-Apa untuk Tidak Baik-Baik Saja'

9 Februari 2026   05:16 Diperbarui: 9 Februari 2026   05:40 120 4 1

Tenang di Tengah Luka - Menerima Diri yang Lelah. Illustration: [Feddy WS] (AI-assisted)
Tenang di Tengah Luka - Menerima Diri yang Lelah. Illustration: [Feddy WS] (AI-assisted)


[Recommended Headphones or Car Audio]

Tidak Apa-Apa untuk Tidak Baik-Baik Saja - [YouTube]

[intro]  
[verse]  
Hari ini ku bangun tanpa sinar  
Langit di kepala kelabu terus menerus  
Mencari alasan tuk mulai melangkah  
Tapi kaki ragu tak mau bergerak  
[verse]  
Ku pandai menenangkan semua orang  
Tapi bingung saat menolong diriku  
Nasihat terdengar begitu mudah  
Sampai harus kujalani sendiri  
[pre-chorus]  
Jika ku bicara tentang lelahku  
Akankah mereka tetap menerima  
[chorus]  
Katanya tak apa tak baik-baik saja  
Tapi kenapa ku merasa bersalah  
Saat ku lemah dunia bertanya  
Kapan kau akan kuat kembali  

Ku ingin dimengerti bukan dinasihati  
Didengar tanpa dibandingkan  
Jika ku jatuh hari ini  
Bolehkah tak bangun sendirian  
[verse]  
Mental health bukan cerita singkat  
Butuh proses bukan satu malam  
Ada hari ku bisa tersenyum  
Ada hari ku hampir tenggelam  
[pre-chorus]  
Jika ku bicara tentang lelahku  
Akankah mereka tetap menerima  

[chorus]  
Katanya tak apa tak baik-baik saja  
Tapi kenapa ku merasa bersalah  
Saat ku lemah dunia bertanya  
Kapan kau akan kuat kembali  

Ku ingin dimengerti bukan dinasihati  
Didengar tanpa dibandingkan  
Jika ku jatuh hari ini  
Bolehkah tak bangun sendirian  
[outro]
------
[intro]
[verse]
In the quiet before dawn breaks through
I found a love so pure and true
Tiny hands show me how to wait
In moments I used to escape
[pre-chorus]
Every step feels shaky and new
Every shadow walks with truth
But in your gaze I clearly see
The better self I'm meant to be

------

Core Idea

“Tidak Apa-Apa untuk Tidak Baik-Baik Saja” adalah lagu yang menjadi ruang aman bagi orang-orang yang kelelahan secara mental—bukan untuk diselamatkan, bukan untuk dinasihati, tetapi untuk didengarkan. Lagu ini berbicara tentang paradoks zaman modern: ketika isu kesehatan mental semakin terbuka dan diterima secara sosial, individu yang benar-benar rapuh justru masih sering merasa bersalah karena tidak mampu tampil kuat. Lagu ini menolak narasi “harus selalu kuat” dan menggantinya dengan keberanian yang lebih sunyi, yaitu keberanian untuk mengakui lelah dan tetap bertahan. Identitas emosional lagu ini bukanlah kesedihan yang dramatis, juga bukan motivasi kosong, melainkan sebuah pengakuan yang tenang, jujur, dan manusiawi—hadir untuk memeluk tanpa syarat. Di dalamnya tersimpan pesan bahwa bertahan juga sebuah keberanian, tidak semua luka ingin sembuh cepat, dan sering kali, didengar jauh lebih penting daripada dinasihati.

------

Original multimedia work by [Feddy WS], created through human-led direction with AI-assisted visuals, lyrics, music, and video.