Science advances not by blind obedience to old answers, but by the courage to question
![Tenang di Tengah Luka - Menerima Diri yang Lelah. Illustration: [Feddy WS] (AI-assisted)](https://assets.kompasiana.com/items/album/2026/02/09/feb-9-2026-04-42-54-am-698909c4ed641573ac69a582.png?t=o&v=700)
[Recommended Headphones or Car Audio]
Tidak Apa-Apa untuk Tidak Baik-Baik Saja - [YouTube]
[intro]
[verse]
Hari ini ku bangun tanpa sinar
Langit di kepala kelabu terus menerus
Mencari alasan tuk mulai melangkah
Tapi kaki ragu tak mau bergerak
[verse]
Ku pandai menenangkan semua orang
Tapi bingung saat menolong diriku
Nasihat terdengar begitu mudah
Sampai harus kujalani sendiri
[pre-chorus]
Jika ku bicara tentang lelahku
Akankah mereka tetap menerima
[chorus]
Katanya tak apa tak baik-baik saja
Tapi kenapa ku merasa bersalah
Saat ku lemah dunia bertanya
Kapan kau akan kuat kembali
Ku ingin dimengerti bukan dinasihati
Didengar tanpa dibandingkan
Jika ku jatuh hari ini
Bolehkah tak bangun sendirian
[verse]
Mental health bukan cerita singkat
Butuh proses bukan satu malam
Ada hari ku bisa tersenyum
Ada hari ku hampir tenggelam
[pre-chorus]
Jika ku bicara tentang lelahku
Akankah mereka tetap menerima
[chorus]
Katanya tak apa tak baik-baik saja
Tapi kenapa ku merasa bersalah
Saat ku lemah dunia bertanya
Kapan kau akan kuat kembali
Ku ingin dimengerti bukan dinasihati
Didengar tanpa dibandingkan
Jika ku jatuh hari ini
Bolehkah tak bangun sendirian
[outro]
------
[intro]
[verse]
In the quiet before dawn breaks through
I found a love so pure and true
Tiny hands show me how to wait
In moments I used to escape
[pre-chorus]
Every step feels shaky and new
Every shadow walks with truth
But in your gaze I clearly see
The better self I'm meant to be
------
Core Idea
“Tidak Apa-Apa untuk Tidak Baik-Baik Saja” adalah lagu yang menjadi ruang aman bagi orang-orang yang kelelahan secara mental—bukan untuk diselamatkan, bukan untuk dinasihati, tetapi untuk didengarkan. Lagu ini berbicara tentang paradoks zaman modern: ketika isu kesehatan mental semakin terbuka dan diterima secara sosial, individu yang benar-benar rapuh justru masih sering merasa bersalah karena tidak mampu tampil kuat. Lagu ini menolak narasi “harus selalu kuat” dan menggantinya dengan keberanian yang lebih sunyi, yaitu keberanian untuk mengakui lelah dan tetap bertahan. Identitas emosional lagu ini bukanlah kesedihan yang dramatis, juga bukan motivasi kosong, melainkan sebuah pengakuan yang tenang, jujur, dan manusiawi—hadir untuk memeluk tanpa syarat. Di dalamnya tersimpan pesan bahwa bertahan juga sebuah keberanian, tidak semua luka ingin sembuh cepat, dan sering kali, didengar jauh lebih penting daripada dinasihati.
------
Original multimedia work by [Feddy WS], created through human-led direction with AI-assisted visuals, lyrics, music, and video.