Dari petani, kembali menjadi petani. Hampir separuh hidupnya, dihabiskan dalam kegiatan Community Development: bertani dan beternak, plus kegiatan peningkatan kapasitas hidup komunitas lainnya. Hidup bersama komunitas akar rumput itu sangat menyenangkan bagiku.
Dengan teknik perbanyakan melalui anakan dan stek daun, petani atau penghobi dapat menghasilkan banyak tanaman baru dari satu induk.
Di wilayah dengan kondisi air terbatas, tanaman ini menjadi pilihan cerdas karena hemat perawatan dan tahan terhadap cuaca ekstrem.
Jika dikelola secara serius, budidaya lidah mertua tidak hanya memberikan manfaat estetika, tetapi juga peluang usaha yang menjanjikan.
Kombinasi antara kemudahan perawatan, daya tahan tinggi, dan minat pasar yang stabil menjadikan tanaman ini layak dikembangkan sebagai komoditas tanaman hias unggulan.***