Hanya seorang pribadi yang suka menulis | Tulisan lain bisa dibaca di www.ikromzain.com

Umpak ini juga saya temukan dengan jumlah yang cukup banyak di candi utama. Di sini, ada lingga yoni pula di ruangan dalam. Di sekeliling ruangan utama, ada beberapa arca seperti Ganesha (anak Dewa Siwa), Rsi Agastya (Mahaguru agama Hindu), dan Dewi Durga (istri Dewa Siwa). Dari candi utama ini, saya bisa melihat patung nandi di candi perwara dengan jelas. Bukti bahwa pembangunan candi ini memang dirancang sedemikian rupa.

Setelah puas berkeliling, saya pun berpamitan pada petugas jaga. Sepertinya, tak ada lagi pengunjung yang datang hari itu lantaran dari buku tamu yang saya isi, saya membaca kunjungan terakhir ada sekitar 4 hari sebelum kunjungan saya. Saat meninggalkan candi menuju jalan raya, saya sempat mengingat kembali bagaimana leluhur kita saat itu mengambil peripih atau jiwa dari candi ini. Mereka meninggalkan bangunan candi ini untuk terkubur abu Gunung Merapi sebelum meninggalkan daerah ini menuju tempat kelahiran saya, Jawa Timur.