Saya memulai hidup ini dengan menulis puisi dan cerita pendek, kemudian jadi wartawan, jadi pengelola media massa, jadi creative writer untuk biro iklan, jadi konsultan media massa, dan jadi pengelola data center untuk riset berbasis media massa. Saya akan terus bekerja dan berkarya dengan sesungguh hati, sampai helaan nafas terakhir. Karena menurut saya, dengan bekerja, harga diri saya terjaga, saya bisa berbagi dengan orang lain, dan semua itu membuat hidup ini jadi terasa lebih berarti.
Pada Sabtu-Minggu, 24 dan 25 Agustus 2024 mendatang, bakal digelar Indonesia Classic Expo 2024 di Rumah Sarwono, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Juga, ada fashion show dari desainer Nina Nugroho, dengan Batik Koleksi Keraton Kanoman Cirebon.
Puluhan Mobil Klasik dan Motor Klasik

Mobil klasik dan motor klasik. Kolektor produk otomotif klasik di Indonesia, terus meningkat. Penggemar produk otomotif klasik, juga semakin banyak. Anda salah seorang di antaranya? Pada Sabtu-Minggu, 24 dan 25 Agustus 2024 mendatang, bakal digelar acara keren Indonesia Classic Expo 2024.
Puluhan mobil klasik dan puluhan motor klasik, akan dipamerkan di ajang otomotif bergengsi tersebut. Beragam jenis mobil serta beragam jenis motor, akan ambil bagian.
"Ajang ini diharapkan turut meningkatkan awareness masyarakat, bahwa tidak ada istilah kadaluarsa dalam produk otomotif. Bukan hanya mobil atau motor dalam kondisi utuh. Bagian-bagian dari produk otomotif yang kita miliki, jika bertemu dengan orang yang tepat, tentu memiliki nilai ekonomi tersendiri," tutur Gamal Putra, Presiden Direktur Quantum Asset Management, yang menjadi inisiator Indonesia Classic Expo 2024.
Indonesia Classic Expo 2024 ini akan diadakan di Rumah Sarwono, Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Ini tempat yang prestisius, yang didominasi oleh sejumlah rumah joglo, yang tentu saja kental dengan atmosfir klasik.
Areanya mudah diakses, karena berada di pinggir jalan raya utama di Jakarta Selatan. Rumah Sarwono ini tertata dengan rapi, memiliki sejumlah bangunan klasik, dengan ruang-ruang terbuka yang penuh dengan pepohonan.
Nah, di kawasan inilah pada Sabtu-Minggu, 24 dan 25 Agustus 2024 mendatang, puluhan mobil klasik dan motor klasik akan dipamerkan kepada publik. Dengan demikian, Anda yang datang ke Indonesia Classic Expo 2024 tersebut, bisa leluasa mendekati berbagai produk otomotif klasik itu.
Bukan hanya mendekat, tapi juga bisa ngobrol dengan sesama penggemar produk otomotif klasik. Di dekat puluhan mobil klasik dan motor klasik itu, akan disediakan meja dan kursi, hingga penggemar produk otomotif klasik, bakal enjoy ngobrol sembari minum kopi serta mengudap camilan.
Bahkan, Anda juga bisa leluasa berfoto-foto bersama produk otomotif klasik itu, dengan kawan-kawan. Intinya, Indonesia Classic Expo 2024 ini adalah momen istimewa, yang mempertemukan produk otomotif klasik dengan para penggemar produk otomotif klasik.
Tiap penggemar tentu memiliki kesan masing-masing dengan produk otomotif klasik yang mereka gemari. Kesan unik dari tiap penggemar itu, bisa di-share ke publik yang lebih luas melalui akun media sosial masing-masing.
Interaksi dengan sesama penggemar produk otomotif klasik secara offline di Indonesia Classic Expo 2024, juga interaksi secara online di media sosial, tentu saja akan menumbuhkan inspirasi. Hal itu bisa berlanjut, misalnya, dengan mengadakan bakti sosial bersama atau melakukan aktivitas kreatif lainnya.
Batik Koleksi Keraton Kanoman Cirebon
Indonesia Classic Expo 2024 ini, merupakan ajang kolaborasi Quantum Asset Management dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI), Persatuan Penggemar Mobil Klasik Indonesia (PPMKI), Rumah Sarwono, dan Forum Wartawan Hiburan (FORWAN) Indonesia.
Kolaborasi para pihak tersebut, merupakan yang pertama kali. Gagasan untuk menggelar Indonesia Classic Expo 2024, sesungguhnya adalah bagian dari upaya merawat tradisi ketelatenan yang sudah turun-temurun mengakar di kehidupan para leluhur kita.
Dalam konteks merawat tradisi itulah, keterlibatan desainer Nina Nugroho, menjadi bagian yang tak terpisahkan dari produk otomatif klasik yang akan dipamerkan. Ada tradisi ketelatenan di sana. Salah satunya, Nina Nugroho akan menampilkan karyanya yang dipadankan dengan Batik Koleksi Keraton Kanoman Cirebon, Jawa Barat.
"Batik dari Keraton Kanoman itu, sangat klasik. Unsur klasik dari produk otomotif klasik yang dipamerkan, akan saling melengkapi dengan unsur klasik dari produk fashion yang akan saya tampilkan di fashion show. Kolaborasi tersebut akan memperkuat Indonesia Classic Expo 2024 ini," ujar desainer Nina Nugroho.
Kita tahu, pada tahun 2022, Nina Nugroho mengadakan fashion show di Front Row Paris 2022. Di kesempatan itu, Nina menampilkan sejumlah karya desainnya, yang inspirasinya ia gali dari budaya Cirebon. Ia memadankan karyanya dengan koleksi batik Keraton Kanoman, dengan tema Caruban.
Secara historis, Caruban adalah nama daerah di Jawa Barat, yang kini kita kenal sebagai Kota Cirebon. Dalam makna harfiah, kata Caruban berarti campuran. Itu mengacu kepada wilayah Caruban, yang dihuni oleh berbagai macam etnik dengan beragam latar budaya. Antara lain, Sunda, Jawa, Arab, dan Cina.
Karya desain yang ditampilkan Nina Nugroho dalam fashion show di Front Row Paris 2022 dan akan ditampilkan di ajang Indonesia Classic Expo 2024, menggunakan 10 lembar batik Cirebon dengan 7 motif yang berbeda. Untuk itu, ia telah melakukan riset mengenai batik Cirebon, melalui serangkaian wawancara dengan budayawan dan ahli sejarah Cirebon.
Sejumlah literatur mencatat, perjalanan batik di Cirebon sudah dimulai setidaknya sejak abad ke-15. Bahkan, sangat mungkin, jauh sebelumnya. Salah satu penandanya, bisa kita lihat pada arsitektur mega mendung Kreta Jempana yang ada di Kesultanan Kanoman, yang dibuat pada tahun 1350 Saka atau 1428 Masehi.
Jakarta, 21 Agustus 2024