Freelancer, suka traveling, dan kuliner. Nominee best in citizen journalism 2024 Nominee best in storytelling 2025
2. Tips Spesifik Berdasarkan Jenis Ikan
Ikan Patin
-Warna Kulit: Pilih yang kulitnya mengkilap, bersih, dan tidak berlendir berlebihan.
-Sungut (Kumis): Pastikan sungutnya utuh, tidak patah, dan tidak terlihat kaku/keriting.
-Posisi Berenang: Hindari bibit yang hanya berdiam diri di dasar atau mengambang lemas di pembuangan air.
Ikan Gurami
-Warna Tubuh: Warna bibit gurami yang bagus biasanya dominan (hitam keperakan) tanpa bercak putih atau kemerahan yang mencurigakan.
-Ketahanan: Gurami tumbuh lebih lambat dibanding ikan lain, jadi pastikan bibit berasal dari indukan yang sudah berumur agar benih lebih tangguh terhadap perubahan cuaca.
-Dahi dan Moncong: Pastikan bentuk kepalanya proporsional dan mulutnya bersih (tidak ada sariawan atau bercak putih).
Ikan Bawal
-Agresivitas: Bawal adalah ikan yang sangat aktif. Pilih yang gerakannya paling gesit.
-Kesehatan Insang: Perhatikan area insang; harus bersih dan tidak terlihat kemerahan yang bengkak.
- Warna Perut: Biasanya bawal yang sehat memiliki warna kemerahan di bagian bawah (perut) yang terlihat cerah dan segar.
3. Cara Memastikan Kualitas
Kalau memungkinkan, beli di Hatchery Terpercaya. Utamakan membeli dari Unit Pembenihan Rakyat (UPR) atau balai benih yang sudah bersertifikat CPIB (Cara Pembenihan Ikan yang Baik).
Cek Riwayat Indukan. Bibit yang bagus berasal dari indukan unggul (bukan hasil perkawinan sedarah/inbreeding).
Uji Kejut. Coba goyangkan air atau berikan sedikit hentakan; bibit yang sehat akan merespon dengan cepat dan segera menghindar.
Tips Tambahan: Sebelum menebar bibit ke kolam utama, lakukan aklimatisasi dengan cara mengapungkan plastik berisi bibit di permukaan air kolam selama 15-30 menit agar ikan tidak stres karena perbedaan suhu.