Freelancer, suka traveling, dan kuliner. Nominee best in citizen journalism 2024 Nominee best in storytelling 2025

"Allahu Akbar.... Allahu Akbar... Allahu Akbar walillah Ilham!
Suara takbir yang cukup jelas meski tidak terlalu keras membuat ku meletakkan sendok yang sedang ku pegang.
Berbuka lanjutan dengan makan besar yang belum selesai kutinggal dan kusambar gawai di atas meja.
"Dek...ke mana?" Tanya suami yang sedang asyik mengetik di depan laptop nya.
"Mau lihat takbir keliling!"
"Ya, ampun. Kenapa pintu sudah dikunci, pintu pagar juga!" Aku sedikit dongkol. Dari tergesa jadi malas-malasan. Rombongan takbir keliling pasti sudah lewat karena suaranya sudah sayup terdengar.

Benar saja, di jalan raya Dolopo-Gantrung di seputaran Buluh, dekat rumah ku sudah kembali lengang. Rombongan takbir sudah berlalu. Ya sudahlah!
Aku kembali ke rumah, dan lanjut menghabiskan makan berbuka dan kolak yang sempat tertunda.
"Allahu Akbar... Allahu Akbar... Allahu Akbar walillah Ilham!"