Freelancer, suka traveling, dan kuliner. Nominee best in citizen journalism 2024 Nominee best in storytelling 2025

Suara takbir kembali jelas terdengar. Kali ini Aku sudah lebih siap, langsung melesat ke jalan raya yang kira-kira berjarak 100 m dari rumah.
Beruntung kali ini masih ada rombongan yang bisa kurekam. Tapi habis itu sepi lagi.

Kali ini Aku bersabar menunggu. Benar saja, tak lama ada lagi rombongan takbir keliling yang lewat.
Sepertinya takbir keliling saat ini adalah takbir mandiri yang tidak dikoordinir baik waktu maupun rutenya. Tapi justru takbir keliling seperti ini lebih efektif. Setiap rombongan menjaga diri sendiri dalam memanfaatkan jalan yang dilalui.

Tak perlu pengawalan dan pengaturan dari petugas lalu lintas, meski kulihat ada mobil polisi yang lewat berpatroli.
Setiap rombongan biasanya terdiri dari truk, mobil bak terbuka, diiringi puluhan sepeda motor. Cukup tertib dan meriah meski tidak ada yang mengatur. Pengguna jalan bertanggung jawab menjaga keselamatan masing-masing.

Bisa jadi dalam 1 rombongan ada pemotor yang ikut takbir keliling dengan mengikuti rute salah satu rombongan.