Jandris_Sky
Jandris_Sky Mahasiswa

Kompasianer Terpopuler 2024 - 2025 Kompasiana Award Pelestari 2025

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Fermentasi Limbah Kulit Buah Dijadikan Pupuk Organik Cair

3 Juli 2026   16:02 Diperbarui: 3 Juli 2026   16:02 141 9 1

Lama fermentasi umumnya berkisar antara dua hingga empat minggu, tergantung suhu lingkungan, jenis bahan, dan aktivitas mikroorganisme. 

Setelah fermentasi selesai, cairan disaring untuk memisahkan ampas dari pupuk cair. Ampas hasil penyaringan pun masih bisa dimanfaatkan sebagai bahan kompos sehingga hampir tidak ada limbah yang terbuang.

POC dari kulit pisang dan kulit melon dapat diaplikasikan dengan cara diencerkan terlebih dahulu.

Umumnya, satu bagian POC dicampur dengan sepuluh hingga dua puluh bagian air sebelum disiramkan ke media tanam atau disemprotkan ke daun. 

Pengenceran penting dilakukan agar konsentrasi unsur hara tetap aman bagi tanaman.

Penggunaan POC secara rutin mampu membantu memperbaiki kesuburan tanah. 

Mikroorganisme yang masih aktif di dalam pupuk turut mendukung kehidupan mikroba tanah sehingga struktur tanah menjadi lebih gembur. Tanaman pun lebih mudah menyerap air dan unsur hara yang tersedia.

Selain memberikan manfaat bagi tanaman, pembuatan POC juga memberikan dampak positif terhadap lingkungan.

Sampah organik rumah tangga yang sebelumnya hanya memenuhi tempat sampah kini berubah menjadi produk yang bernilai. 

Cara ini dapat mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sekaligus menekan emisi gas rumah kaca dari pembusukan sampah organik.

Bahkan, kegiatan sederhana seperti ini bisa menjadi sarana edukasi bagi keluarga maupun pelajar. 

Anak-anak dapat belajar bahwa sesuatu yang dianggap sampah ternyata masih memiliki manfaat besar jika diolah dengan kreativitas dan pengetahuan. 

Dari sinilah tumbuh kebiasaan untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

Di tengah meningkatnya kebutuhan akan pertanian yang ramah lingkungan, Pupuk Organik Cair menjadi salah satu solusi yang layak dikembangkan. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4