
Jangan Buang Sampah Organik! Belajar Membuat Komposter dan Kompos di Pesantren Tahfiz Daarul Qur'an
Sampah organik sering kali dianggap sebagai sesuatu yang sudah tidak berguna. Sisa sayuran, kulit buah, daun kering, hingga sisa makanan biasanya langsung masuk ke tempat sampah. Padahal, kalau sedikit saja mau belajar mengolahnya, sampah organik bisa berubah menjadi kompos yang bermanfaat untuk tanaman.
Hal inilah yang coba diperkenalkan melalui kegiatan Belajar Membuat Komposter dan Kompos dari Sampah Organik di Pesantren Tahfiz Daarul Qur'an. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Jeko Hijau (Jejak Kompasianer Hijau), Lestarisiana, dan Pesantren Tahfiz Daarul Qur'an.

Kegiatan berlangsung dengan suasana santai dan penuh praktik. Para santri tingkat SMP dan SMA tidak hanya mendapatkan penjelasan mengenai sampah organik, tetapi juga diajak langsung membuat komposter dari barang-barang bekas yang ada di sekitar.

Belajar Sampah Tidak Harus Membosankan
Biasanya, ketika mendengar kata sampah, yang terbayang adalah sesuatu yang kotor dan harus segera dibuang. Namun dalam kegiatan ini, sudut pandang tersebut coba diubah.
