Biasanya, ketika mendengar kata sampah, yang terbayang adalah sesuatu yang kotor dan harus segera dibuang. Namun dalam kegiatan ini, sudut pandang tersebut coba diubah.

Belajar membuat kompos di Pesantren Tahfiz Daarul Qur'an. (Sumber foto: Jandris_Sky)
Sampah organik justru diperkenalkan sebagai bahan yang masih memiliki manfaat. Dengan pengolahan yang tepat, sisa makanan dan bahan organik lainnya dapat dikembalikan menjadi sesuatu yang berguna bagi tanah dan tanaman.
Para santri diajak memahami bahwa pengelolaan sampah sebenarnya bisa dimulai dari hal sederhana. Tidak harus menunggu memiliki peralatan mahal atau fasilitas pengolahan sampah yang lengkap.

Belajar membuat kompos di Pesantren Tahfiz Daarul Qur'an. (Sumber foto: Jandris_Sky)
Yang menarik, komposter dalam kegiatan ini dibuat menggunakan barang-barang bekas, seperti dirigen, ember bekas cat, dan toples bekas berukuran sekitar 5 liter.
Barang yang sebelumnya mungkin hanya memenuhi sudut rumah atau bahkan berakhir di tempat sampah ternyata bisa diberi kehidupan baru sebagai wadah pengomposan.

Belajar membuat kompos di Pesantren Tahfiz Daarul Qur'an. (Sumber foto: Jandris_Sky)