Aku tidak selalu kuat,
namun aku selalu berpura-pura tegar,
karena dunia
tak pernah benar-benar peduli
siapa yang sedang hancur.
Aku pernah berharap pada manusia,
hingga akhirnya aku mengerti,
hanya Tuhan
yang tak pernah pergi meninggalkan.
Diamku bukan berarti tak terluka,
aku hanya terlalu lelah
untuk terus menjelaskan rasa.
Jika kini aku tak lagi terlihat bahagia,
bukan berarti aku menyerah,
mungkin aku hanya sedang belajar
menerima semuanya dengan ikhlas.
Aku kehilangan banyak hal dalam hidup,
namun aku tidak kehilangan Tuhan,
dan itulah alasan
aku masih mampu bertahan.