Video

"Dari Ombak Samudra Hindia ke Puncak Merapi: Kisah Nyata Perjalanan Kami Menyusuri Yogyakarta dan Jawa Tengah"

9 Mei 2026   06:00 Diperbarui: 8 Mei 2026   20:00 101 9 7


"Dari Ombak Samudra Hindia ke Puncak Peradaban Nusantara"

Episode 10 (Final): Menutup Perjalanan dengan "Dua Wajah Surga" di Pantai Drini

Selamat pagi, Kompasianer!

Alhamdulillah, perjalanan panjang kami menyusuri pesisir selatan Gunungkidul bersama istri dan anak tercinta akhirnya sampai di episode ke-10. Setelah sebelumnya "ngos-ngosan" tapi penuh cerita di 9 pantai lainnya, kami menutup perjalanan ini di salah satu permata tersembunyi: Pantai Drini.

Kenapa Drini? Karena pantai ini dikenal punya "dua wajah" yang tidak dimiliki pantai lain. Benarkah seistimewa itu untuk penutup perjalanan kami? Yuk, ikuti cerita keluarga kami!

"Koleksi: Misbah Moerad."

Pesona Pantai Drini: Satu Pantai, Dua Karakter

Sesampainya di lokasi, kami langsung disambut hamparan pasir putih halus dan air laut biru jernih. Keunikan utama pantai ini adalah pulau karang kecil di tengah, yang membelah pantai menjadi dua sisi berbeda:

  • Sisi Timur (Tenang)
    Ombaknya kalem karena terlindungi pulau karang. Cocok untuk anak-anak bermain air atau mencoba kano.
  • Sisi Barat (Liar & Menantang)
    Langsung menghadap Samudera Hindia, dengan ombak besar dan suasana yang lebih "garang".

Inilah yang membuat Drini terasa seperti dua pantai dalam satu lokasi.

Aktivitas Seru yang Kami Coba

  • Main Kano di Sisi Timur
    Aktivitas favorit anak saya. Air yang tenang bikin kami lebih santai menikmati momen.
  • Naik ke Pulau Drini
    Bisa lewat jembatan atau saat air surut. Dari atas, pemandangan Samudera Hindia benar-benar memanjakan mata.
  • Kuliner Segar di TPI
    Istri paling senang di bagian ini. Ikan hasil tangkapan nelayan bisa langsung dibakar di warung sekitar.
  • Berburu Sunset di Area Tebing
    Menjelang sore, kami naik ke area tebing dekat resto terkenal. Sunset-nya... salah satu yang terbaik di Gunungkidul.
  • Mampir ke Drini Park
    Wahana baru yang cocok untuk keluarga, seperti sky ride (sepeda gantung) dan spot foto kekinian.

Tips Berkunjung

  • Datang sebelum jam 09.00 agar tidak terjebak padatnya pengunjung
  • Menyeberang ke pulau saat air surut atau pagi hari
  • Siapkan baju ganti untuk anak-anak
  • Gunakan sunblock (matahari cukup terik)
  • Bawa uang tunai untuk kebutuhan di lokasi

Hal yang Perlu Diperhatikan

  • Hindari berenang terlalu ke tengah di sisi barat
  • Jangan membuang sampah sembarangan
  • Jangan merusak ekosistem di pulau karang

Akses Lokasi

Pantai Drini berjarak sekitar 60--70 km dari pusat Kota Yogyakarta (1,5--2 jam perjalanan).

  • Lokasi: Desa Banjarejo, Kecamatan Tanjungsari, Gunungkidul
  • Retribusi: Rp10.000--Rp15.000 (tiket terusan kawasan)

Penutup: Akhir yang Manis

Pantai Drini menjadi penutup yang sempurna.

Anak saya puas bermain, istri bahagia menikmati kuliner, dan saya... cukup melihat mereka tersenyum.

Perjalanan ini bukan hanya tentang destinasi, tapi tentang kebersamaan yang semakin terasa berharga.

"Koleksi: Misbah Moerad."

Terima kasih, Kompasianer, telah mengikuti 10 episode perjalanan kami menyusuri pantai-pantai indah di Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Namun perjalanan kami belum selesai.

Jika sebelumnya kita menikmati keindahan alam ciptaan Tuhan di garis pantai, maka di episode berikutnya, kami akan mengajak Kompasianer menelusuri jejak peradaban manusia yang luar biasa: Candi-candi megah penuh sejarah dan makna.

Dari debur ombak... kita beralih ke bisu batu yang menyimpan cerita ratusan tahun.

Tetap ikuti perjalanan kami.
Siapa tahu, ini bisa menjadi referensi liburan terbaik bersama keluarga Anda berikutnya.

Sampai jumpa di Episode Candi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3