"Kalau perjalanan jauh itu diisi tidur, apakah tetap bisa disebut jalan-jalan?"
Pertanyaan itu saya lontarkan kepada istri sambil tersenyum sebelum mobil mulai meninggalkan Kota Pontianak menuju Singkawang.

Perjalanan memang cukup panjang. Kepada sopir, saya langsung berpesan, "Bang, kalau saya tiba-tiba merem, jangan khawatir. Saya memang suka tidur sebentar, bangun sebentar. Tapi kalau ada tempat yang menarik atau kuliner enak, tolong dibangunkan ya."
Untungnya, sopir hanya tertawa. Mungkin beliau sudah sering menghadapi penumpang seperti saya.
Setelah beberapa hari menikmati berbagai destinasi wisata dan kuliner di Pontianak, kini kami melanjutkan perjalanan menuju Singkawang, kota yang dikenal sebagai salah satu wajah keberagaman di Kalimantan Barat.
Sayangnya, perjalanan ini menyisakan sedikit penyesalan. Video yang kami rekam saat itu entah bagaimana terhapus. Yang masih tersimpan hanyalah foto-foto. Namun, terkadang foto justru mampu menghidupkan kembali kenangan yang nyaris terlupakan.
Belum jauh dari Pontianak, aroma makanan mulai menggoda. Kami pun beberapa kali meminta sopir menghentikan kendaraan ketika melihat warung yang ramai pengunjung.

Salah satu yang paling kami ingat adalah menikmati bikang yang disajikan bersama sambal udang.