Video Artikel Utama

Dari Pontianak ke Singkawang: Perjalanan Penuh Rasa, Sejarah, dan Kenangan yang Tak Pernah Hilang

23 Juli 2026   06:01 Diperbarui: 23 Juli 2026   14:22 251 30 15

Saya masih ingat ekspresi istri saat suapan pertama.

"Enak sekali..."

Kalimat itu diikuti dengan satu potong lagi, lalu satu lagi.

Saya hanya tersenyum melihatnya.

Biasanya kalau pulang ke Bogor, saya hanya bisa membawa oleh-oleh. Rasanya tentu berbeda dibanding menikmati makanan langsung dari tempat asalnya.

Hari itu istri saya benar-benar menikmati kuliner tersebut. Bahkan sampai empat potong habis tanpa terasa.

Saya hanya bisa bergurau, "Untung kita masih harus jalan lagi. Kalau tidak, mungkin pesan empat lagi."

Perjalanan kembali berlanjut. Di tengah perjalanan kami melewati sebuah jembatan yang pernah menjadi perhatian masyarakat karena sebuah musibah pada masa lalu. Saat berlangsung sebuah pesta rakyat, jembatan itu tidak mampu menahan beban ribuan pengunjung hingga akhirnya roboh dan menimbulkan banyak korban.

Kami melintasinya dengan perasaan yang berbeda.

Sebuah bangunan bisa dibangun kembali, tetapi setiap peristiwa selalu meninggalkan pelajaran agar keselamatan menjadi prioritas dalam setiap kegiatan yang melibatkan banyak orang.

"Koleksi: Misbah Moerad"

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5