"Jangan dari situ, dari sana."
Saya pindah lagi.
"Coba ambil agak bawah."
Saya jongkok.
"Kurang bagus."
Saya berdiri lagi.
Begitulah kehidupan fotografer amatir.
Yang difoto bisa berkali-kali ganti gaya.
Yang motret cuma bisa ganti posisi.
Nasib fotografer memang begitu.
Akhirnya... Curug Cibogo!