Pokoknya ada saja yang membuat tangan gatal ingin mengambil kamera.
Dan di sinilah nasib seorang fotografer kembali dipertaruhkan.
Saya yang membawa kamera.
Istri yang menjadi model.
Tugas saya:
motret.
Tugas istri:
senyum.
Tapi kenyataannya tidak sesederhana itu.
"Pah, fotonya dari sini."
Saya pindah.