Naik turun.
Berkelok.
Kadang harus mengatur langkah supaya tidak terlalu cepat menghabiskan tenaga.
Maklum...
Dulu mungkin kaki kita yang mengajak jalan.
Sekarang kadang-kadang lutut ikut memberikan pendapat.
"Pah, jangan cepat-cepat..."
Tetapi justru di sinilah nikmatnya.
Kami berjalan santai.
Sesekali berhenti.
Menikmati udara.