Pagi-Pagi Sudah Mikirin Perut
Besok paginya kami berangkat.
Tapi sebelum sampai lokasi, ada satu hal yang jauh lebih penting daripada curug.
Apa?
Sarapan!
Kita boleh punya semangat petualangan, tetapi jangan lupa bahwa tubuh ini bukan motor Honda yang tinggal isi bensin lalu jalan.
Usia sudah tidak muda lagi.
Jadi sebelum trekking, kami mampir menikmati bubur ayam.
Setelah perut terisi, kami beli gorengan.
Tahu isi.
Tempe.