Suprihadi SPd
Suprihadi SPd Penulis

Pendidikan SD hingga SMA di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Kuliah D3 IKIP Negeri Yogyakarta (sekarang UNY) dilanjutkan ke Universitas Terbuka (S1). Bekerja sebagai guru SMA (1987-2004), Kepsek (2004-2017), Pengawas Sekolah jenjang SMP (2017- 2024), dan pensiun PNS sejak 1 Februari 2024.

Selanjutnya

Tutup

Video

Acara Temu Pengantin Adat Jawa yang Praktis

10 Januari 2026   21:46 Diperbarui: 10 Januari 2026   21:46 86 8 2

Tahap-tahapan aktivitas kedua pengantin dilakukan dengan petunjuk atau arahan dari seorang wanita sebagai pemandu. Bagaimana pengantin harus berdiri, jongkok, memegang tangan, atau melakukan aktivitas lain, selalu diarahkan oleh wanita pemandu.

Pada saat kedua pengantin berdiri berhadap-hadapan, mereka saling melempar selembar daun sirih. Kemudian, ada aktivitas cium tangan. Pengantin wanita mencium tangan pengantin pria.

Ada pula aktivitas pengantin wanita mengelilingi atau mengitari pengantin  pria yang berdiri diam. Kalau tidak salah hitung, ada tiga kali pengantin wanita itu mengelilingi atau mengitari pengantin pria yamg diam berdiri.

Rangkaian upacara berikutnya adalah menginjak sebutir butir. Pengantin pria menginjak sebutir telur dengan telapak kaki kanannya dibantu oleh pengantin wanita.

Telapak kaki tentu kotor terkena kuning dan putih telur yang pecah. Rangkaian upacara berikutnya adalah tugas sang pengantin wanita untuk mencuci telapak kaki kanan pengantin pria tersebut.

Setelah dicuci atau dibasuh dengan air, telapak kaki itu dikeringkan atau dilap dengan kertas tisu. Setelah itu, pengantin wanita dibantu untuk bangun atau berdiri.

Selanjutnya, ayah pengantin wanita berdiri di depan kedua mempelai. Sebuah kain digunakan untuk membawa pengantin. Caranya, kain itu dibentangkan pada kedua punggung pengantin. Pak Syafii berdiri tepat di depan mereka dan memegang kedua ujung kain yang berwarna putih dan warna merah.

Rina Dewi, ibu Risya berdiri di belakang mereka. Kemudian mereka berjalan menuju pelaminan  dengan langkah-langkah yang lambat. 

Pembawa acara menarasikan setiap gerak atau aktivitas mereka. Untuk mengetahui secara visual, silakan menyaksikan cuplikan video yang disertakan dalam tulisan sederhana ini.

Penajam Paser Utara, 10 Januari 2026

 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2