Belanceran, Desa Kecil dengan Karya Besar

Desa Belanceran dikenal sebagai desa agraris di mana sawah, ladang, dan tanah menjadi tumpuan hidup banyak keluarga. Namun, seiring waktu desa ini mulai berubah. Masyarakat mulai menyadari bahwa yang mereka punya bukan hanya tanah, tetapi juga keterampilan, bukan hanya tenaga, dan juga ide. Bermula dari bahan sederhana dan alat seadanya, pelan-pelan masyarakat Blanceran memiliki karya lewat keterampilannya tersebut. Karya yang awalnya hanya buat dipakai sendiri, sekarang bisa dikirim ke luar desa, ke luar kota, bahkan ke luar daerah.

"Kami selalu mengikuti pasar ekspor, jadi kami harus terus berproduksi," kata Pak Sofyan.
Belanceran telah menjadi sentral kerajinan handicraft di bidang kayu, Pak Sofyan sangat bangga melihat produknya dipakai oleh banyak orang, bahkan sampai ke luar negeri. "Harapannya, kami bisa terus meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi, sehingga bisa lebih maju dan besar," tambahnya.